Tidak Kunjung Ditemukan, Pencarian Nelayan Asal Lombok Utara Dihentikan

127
Tim SAR gabungan menghentikan pencarian warga yang hilang saat mancing akhir Juli lalu. (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) – Hingga tujuh hari pencarian, nelayan yang dicurigai hilang di sekitar perairan sebelah barat Gili Trawangan belum kunjung ditemukan, Minggu (7/8). Tim SAR gabungan dan masyarakat/nelayan setempat telah berupaya sejak Senin (1/8) untuk menemukan Abdul Gani (48) warga asal dusun Air Bari, desa Gumantar, Kec. Kayangan, Kab. Lombok Utara.

“Selama seminggu pencarian, kami belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Semua terlibat seperti dari Pos Unit Siaga SAR Bangsal, Barasiaga, BPBD Kab. Lombok Utara, POS AL Bangsal, Share Love, Polairud Lombok Utara, Polsek Kayangan, Babinsa Koramil Tanjung,” terang Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH, Senin (8/8).

Ia mengatakan, kendala utama yang menyulitkan tim SAR gabungan dalam pencarian adalah lokasi pasti jatuhnya korban dari perahu tidak diketahui. Disamping itu, pengaruh angin dan gelombang yang mengakibatkan target berpindah tempat atau mungkin masih berada di bawah permukaan air.

Selama seminggu, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian di wilayah Gili Matra (Trawangan, Meno, Air) dan sekitarnya baik melalui udara, perairan, penyisiran pantai, maupun penyebaran informasi. Namun hingga saat ini hasil masih nihil.

“Sesuai dengan SOP (prosedur operasional standar), pencarian kami hentikan kemarin (Minggu),” tambahnya.

Sebelumnya perahu milik korban, Abdul Gani (48) asal dusun Air Bari, desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara ditemukan di perairan sebelah barat Gili Trawangan, dekat dengan jalur kapal tanker. Menurut keterangan dari pihak keluarga, nelayan tersebut pergi memancing sejak Sabtu (30/07) dan hilang kontak keesokan harinya. (azm)