Tiga Jabatan Lowong, Pemda Lobar Kebut Proses Seleksi

PLT BKDPSDM Lobar, Suparlan, saat ditemui di ruang kerjanya. Jum'at (04/12/2020). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Panitia seleksi mencatat sebanyak 13 orang pendaftar yang akan mengikuti proses seleksi untuk mengisi tiga JPTP (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) di jajaran Pemda Lobar yang saat ini masih kosong. Pendaftaran yang dibuka sejak tanggal 26 November lalu itu berlangsung selama lima hari.

“Kenapa lima hari? Sedangkan yang sebelum-sebelumnya minimal 15 hari, dari hasil vidcom dengan KASN, karena kondisi covid ini jadi dipermudah” beber PLT BKDSPSDM Lobar, Suparlan, Jum’at (04/12/2020).

Semua prosesnya dipermudah. Sehingga bila target pendaftar belum terpenuhi, maka akan diperpanjang tiga hari. Berbeda dengan aturan di situasi normal, di mana waktunya dua kali tujuh atau sekitar 15 hari.

“Sampai dengan hari kemarin, jumlah pelamar untuk tiga jabatan yang dilamar yaitu kepala BKDPSDM, Kadis PMD dan staf ahli, sebanyak 13 orang” paparnya.

Rincian dari 13 pendaftar itu, peminat yang paling banyak adalah staf ahli, pelamarnya sebanyak delapan orang. Sementara untuk mengisi lowongan menjadi kepala BKDPSDM dan Kepala DPMD terdapat empat orang pelamar.

“Sekarang ini, satu orang dibolehkan untuk melamar dua posisi” sebutnya.

Sementara untuk pelaksanaan mutasinya, disebut Suparlan, sedang diupayakan bisa terlaksana sebelum Januari 2021. Sehingga di awal tahun nanti, ketiga jabatan yang masih lowong tersebut sudah bisa terisi.

“Supaya besok tahun baru, pejabat yang baru di sana sudah mulai berproses apalagi anggaran baru. Daripada pergantian di tengah jalan” tandas Suparlan.

Prosesnya pada hari ini pun sudah masuk dalam tahap teknikal meeting. Kemudian Senin mendatang rencananya akan dilaksanakan wawancara.
Ia mengaku bahwa proses ini pun sudah disesuaikan dengan prosedur dan tatanan yang berlaku saat ini. Begitu pun juga dengan izin untuk dilaksanakannya pelantikan.

“Kalau untuk pendaftarnya ini berasal dari lingkup Lombok Barat saja” tutupnya.