UKM/IKM Kopi Lombok dan Sumbawa Siap Pasok JPS tahap III

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, H Fathurrahman. (Inside Lombok/ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (Inside Lombok) – Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Fathurrahman, mengatakan sebanyak 130 Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) kopi di provinsi itu siap berkontribusi dalam memasok paket JPS Gemilang tahap III.

“Sampai saat ini ada sekitar 130 UKM/IKM kopi yang terekomendasi dari Dinas Perindag Kabupaten/Kota yang siap kontribusi di JPS Gemilang tahap III,” kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, H Fathurrahman di Mataram, Rabu.

Menurutnya, produk kopi JPS Gemilang kali ini lebih banyak varian dan berasal dari 130 UKM/IKM kopi di pulau Lombok dan Sumbawa, seperti kopi Sajang, Datu Coffee Lombok, Etnic Robusta Lombok, Sangrai Coffee Bonjeruk, Vanbredo Tambora Dompu, Ori Coffee Dompu, Kopi Punik Sumbawa, Cahaya Robusta, Kopi Tepal Sumbawa, Umakahawa Bima, Gumbe Bima, Kon Bayan, KlU Nina Pacu dan lain sebagainya.

Program JPS Gemilang menyediakan 125 ribu paket bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Corona di NTB. Komoditas kopi menjadi salah satu item dalam paket tersebut, di mana masing-masing paket berisi 100 gram kopi kemasan.

Menurut Fathurahman, dengan penyerapan produksi kopi di JPS Gemilang diharapkan para pelaku UKM/IKM kopi bisa tetap berproduksi dan hasilnya terserap pasar di masa pandemi saat ini.

“Harapan kami dari Dinas Perdagangan NTB, untuk memberikan peluang bagi UMK/IKM kopi agar bisa menggeliat di tengah wabah pandemi ini. Dan tentunya UKM/IKM Kopi bisa terus termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan standarisasi produknya,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB akan terus mengupayakan peluang yang ada baik antar Provinsi maupun untuk skala eksport.

“Mudah-mudahan keberpihakan pemerintah daerah Provinsi NTB JPS Gemilang ini dapat memberdayakan UKM/IKM kita selanjutnya. Yang terpenting UKM/IKM kita bisa terus berinovasi memperbaiki kualitasnya untuk terus lebih ditingkatkan,” katanya.

Diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan menyalurkan 125 ribu paket untuk JPS Gemilang tahap III untuk masyarakat terdampak COVID-19 pada Juli 2020.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah meminta produk-produk yang disediakan dalam JPS Gemilang tahap III merupakan produk yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kita jangan terlena dengan tahapan penyelenggaraan JPS tahap I dan II, tetapi harus mengawal tahap III lebih baik,” kata Gubernur didampingi Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah saat Rapat Evaluasi JPS tahap II dan rencana persiapan JPS III.

Gubernur NTB menegaskan, semangat pemberdayaan UKM/IKM dalam produk JPS tetap menjadi konsep penyediaannya pada tahap ketiga nanti.

Menurut Gubernur, Pemprov NTB harus mengevaluasi kekurangan dan kelebihan pada tahapan penyelenggaraan JPS Gemilang tahap II yang sudah 100 persen penyalurannya.

Gubernur juga meminta agar melibatkan banyak UKM dan IKM lokal di NTB sehingga produk yang diberikan juga lebih bervariasi dengan hasil produk yang banyak melibatkan masyarakat.

Keterlibatan UKM dan IKM di JPS Gemilang tahap I dan II sudah mampu melatih mereka untuk terus menyiapkan produk yang berstandar untuk dipasarkan secara umum.

“Ini tujuannya kita menggunakan produk lokal. UKM dan IKM tidak terus disusui, tapi produknya mampu bersaing di pasaran, sehingga berkelanjutan dan hidup,” katanya. (Ant)