Ungkap Pelaku Pemanah Misterius di Mataram, 20 Titik CCTV Diperiksa

1219
Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Teror pemanah misterius yang terjadi di Mataram, Sabtu (21/05) kemarin menjadi atensi pihak kepolisian. Penyidik Satreskrim Polresta Mataram terus melakukan penyelidikan untuk menangani aksi kejahatan tersebut, termasuk dengan memeriksa 20 titik CCTV guna mengungkap pelaku pemanah yang meresahkan warga.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan analisis kasus tersebut terus dilakukan setiap hari. Termasuk evaluasi temuan di lapangan bersama personel Reskrim Intel dan juga Bhabinkamtibmas.

Seusai perintah Kapolres Mataram, pelaku kasus ini diupayakan segera terungkap, sehingga situasi masyarakat bisa kembali aman dan kondusif. “Semenatara sudah ada kurang lebih 20 titik CCTV yang di ada sekitar lalu lintas rute TKP, dari 20 itu semantara kita analisa,” ungkap Astawa, Selasa (24/5).

Dari 20 CCTV yang dianalisa, sudah ada 2 titik yang menjadi petunjuk terkait pemanah misterius tersebut. Meskipun begitu, pihaknya masih melakukan analisa yang lebih mendalam. “Sudah mendapat fakta di sana (2 titik CCTV, Red) dan itu pun butuh pendalaman lebih lanjut. Sementara belum ada pelakunya,” tuturnya.

Sebelumnya, berdasarkan kesaksian korban atas nama Arif Rahman (36), peristiwa tersebut bermula saat dirinya bersama istri hendak berbelanja ke minimarket sekitar pukul 21.30 Wita. Ketika melintas di Jalan Gajah Mada, tepatnya sebelah timur jembatan, tiba-tiba sepeda motor korban dipepet oleh sepeda motor lain yang dikendarai oleh dua orang tidak dikenal.

“Kendaraan sudah dari perspektifnya korban dan itu juga kita jadikan acuan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelakunya,” tandasnya. (dpi)