Usai WSBK, Okupansi Hotel Mataram Masih Stabil

Salah satu hotel di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Inside Lombok/dok)

Mataram (Inside Lombok) – Okupansi hotel di Kota Mataram terbilang masih cukup bagus. Terutama pasca-berakhirnya event balap internasional World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika.

“Kalau di Kota Mataram mungkin turun sedikit. Berbeda dengan saat periode WSBK,” ujar Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Yono Sulistyo di Mataram, Kamis (2/12).

Saat event WSBK, okupansi hotel di Mataram mencapai 100 persen. Adapun saat ini, kondisinya masih cukup bagus, dan bisa menutup bulan November di angka 77 persen.

Ditambahkan Yono, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dirasa akan mengalami penurunan kunjungan. Dikarenakan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang digulirkan pemerintah, sehingga geliat perhotelan tidak bisa maksimal.

Ia mencontohkan, di acara meeting tidak boleh sampai 100 persen tapi harus setengahnya. “Meski memberikan pengaruh, kita tetap harus mengikuti kebijakan pemerintah, karena sejatinya pemerintah pasti memiliki analisa tersendiri untuk harus memberlakukan kebijakan itu,” tandas Yono. (nco)