Volume Sampah Terus Bertambah, TPA Kebon Kongok Akan Diperluas

Potret tumpukan sampah yang menggunung di TPA Regional Kebon Kongok, Lombok Barat. (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) -Bertambahnya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Lombok Barat ditanggapi cepat oleh Pemprov NTB. Salah satu solusi yang disiapkan adalah perluasan tanah TPA regional tersebut untuk membangun IandfiII baru.

“Karena sudah melebihi kapasitas dan belum ada TPA baru. Perlu dilakukan perluasan tanah TPA Kebon Kongok untuk membangun IandfiII baru. Sesuai rapat terdahulu, diputuskan untuk mengisi jalan akses pada landfill dan diharapkan bisa bertahan hingga akhir desember 2021,” jelas Ida Bagus Gede S. selaku Kepala Seksi Operasional UPTD Kebun Kongok, Rabu (3/11).

Ia melanjutkan, konstruksi landfill tersebut bisa selesai dalam waktu 6 bulan. Karena konstruksi akan dimulai paling lambat Februari 2022. Sehingga diharapkan IandfiII yang baru bisa beroperasi mulai Agustus 2022.

“Apabila konstruksi TPSTR SRF/RDF (landfill baru) yang akan dibangun Kementerian PUPR selesai Juni 2022, diharapkan mulai Juli 2022 TPAR bisa menerima 120 ton sampah per hari,” tambahnya.

Dengan kondisi saat ini, TPA Kebon Kongok akan tutup atau tidak menerima sampah sementara waktu mulai Januari. Sampai dengan IandfiII baru siap digunakan.

Tak hanya itu, beberapa langkah untuk mengurangi sampah di TPA Kebun Kongok telah dilakukan. Di antaranya, sampah organik sudah banyak masuk kegiatan pengomposan. Serta, Sampah yang masuk ke TPA sudah dikurangi dengan kegiatan daur ulang.