Wali Kota Mataram Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai Januari

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. (Foto: Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, merencanakan pembukaan sekolah untuk kegiatan proses belajar mengajar (PBM) dengan tatap muka dimulai Januari 2021.

“Selama satu bulan ke depan, saya akan melihat dan memastikan dulu kondisi perkembangan COVID-19 di Kota Mataram. Karena itu, PBM tatap muka kita rencanakan mulai Januari 2021,” katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota menyikapi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri terkait tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19.

Dalam SK tersebut diantaranya disebutkan pemberian kewenangan penuh kepada pemerintah daerah dalam penentuan izin belajar tatap muka berlaku mulai semester genap di bulan Januari 2021.

Menurut Wali Kota, pada prinsipnya untuk pembukaan PBM tatap muka secara teknis di Mataram sudah dilakukan persiapan sejak satu bulan lalu. Terutama untuk melaksanakan protokol COVID-19 secara ketat.

Caranya, dengan menerapkan 3M, meliputi menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Protokol kesehatan 3M tersebut harus diterapkan di sekolah dan lingkungan sekolah.

“Jangan sampai terjadi kerumunan saat jam datang dan pulang sekolah. Ada beberapa sekolah yang berpotensi terjadi kerumunan terutama saat penjemputan jam pulang sekolah, dan ini tidak boleh terjadi,” katanya.

Wali Kota Mataram yang juga menjadi Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Mataram, mengatakan bertanggung jawab untuk melaksanakan program pencegahan dan penegakan disiplin COVID-19.

“Apalagi, kita tahu COVID-19 di daerah-daerah lain masih tinggi, sehingga memungkinkan terjadi penyebaran penularan, mengingat Kota Mataram sebagai episentrum semua kegiatan. Jadi kita harus tetap waspada dan hati-hati,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali sebelumnya mengatakan, persiapan sekolah untuk memulai PBM secara tatap muka sudah mencapai 95 persen. Sisanya tinggal menunggu izin dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Persiapan sekolah dalam hal ini kepala sekolah, guru, sarana dan prasarana serta berbagai instrumen pencegahan Covid-19, untuk mulai PBM tatap muka pada intinya sudah siap. Jadi kita tinggal tunggu izin saja untuk membuka sekolah,” katanya.

“Kalau ada izin, anak-anak akan masuk sekolah dan melaksanakan PBM tatap muka sesuai protokol Covid-19, bukan seperti sekolah biasa,” katanya. (Ant)