Warga Serbu Pasar Minyak Goreng Murah di Lombok Tengah

99
Warga mengantre saat operasi pasar minyak goreng murah yang digelar di Alun-alun Tastura Praya, Rabu (2/1/2022). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Puluhan warga menyerbu operasi pasar minyak goreng murah yang digelar di Alun-alun Tastura Praya, Rabu (2/1/2022). Warga yang didominasi ibu rumah tangga rela mengantre berjam-jam untuk bisa mendapatkan minyak goreng murah seharga Rp14 ribu per liter.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Lombok Tengah, Sri Mulyaningsih menerangkan dalam operasi pasar ini, pembelian minyak goreng oleh warga tetap dibatasi. “Kita batasi hanya dua liter per orang. Kegiatan ini dilakukan kerjasama dengan pemerintah provinsi,” ujarnya di sela-sela kegiatan operasi pasar.

Diterangkan, operasi pasar minyak goreng murah dilakukan untuk menstabilkan harga. Karena meskipun Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sudah ditetapkan Rp14 ribu per liter, harganya di pasar tradisional masih Rp20 ribu per liter.

Harga Rp14 ribu per liter tersebut sejauh ini sudah berlaku di retail modern. Namun, stok minyak goreng tersebut justru kosong. “Kita sudah cek di empat kecamatan di retail modern ini, sekarang stoknya sedang kosong,” imbuhnya.

Karena itu, dia berharap kegiatan operasi pasar murah minyak goreng tersebut bisa membantu warga mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Adapun warga yang datang untuk membeli minyak goreng dalam kegiatan tersebut masing-masing diberikan kupon untuk membeli minyak goreng hanya dua liter.

Kegiatan ini akan dilaksanakan sampai Kamis (3/1/2022) ini. Untuk tahap pertama, pihaknya menyiapkan sebanyak 250 kupon.

Meski demikian, diakuinya masih sedikit masyarakat yang mengetahui adanya operasi pasar murah minyak goreng tersebut. Hal itu karena kegiatan tersebut memang tidak terlalu disebar luas.

Pasalnya, informasi awal yang diterima pihaknya bahwa stok minyak goreng yang akan dibawa oleh distributor ke lokasi hanya 500 liter. “Tapi ternyata malah dibawa 3.600 liter. Sehingga besok (Kamis) masih ada kesempatan masyarakat untuk datang ke sini (Alun-alun, Red) untuk membeli minyak goreng terjangkau,” ujar dia.

Selain itu, untuk sementara ini kegiatan operasi pasar murah tersebut hanya akan dilakukan di Alun-alun Tastura, meski banyak permintaan dari pihak kecamatan agar dilakukan juga di tingkat kecamatan. Pasalnya, operasi pasar minyak goreng murah tersebut adalah kegiatan Kementerian Perdagangan. Adapun pemerintah daerah hanya menyiapkan lokasinya saja. (irs)