WNA Asal Australia Diduga Gantung Diri di Batulayar

Evakuasi jenazah WNA yang ditemukan meninggal diduga gantung diri di Batulayar. Kamis (21/10/2021). (Inside Lombok/Istimewa). 

Lombok Barat (Inside Lombok) -Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia inisial DJN ditemukan tewas di rumahnya, di kawasan Batulayar, Lombok Barat (Lobar). Saat ditemukan, WNA tersebut diduga gantung diri di teras rumahnya.

Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui oleh istri korban pada Kamis (21/10) lalu, sekitar pukul 19.00 Wita. “Jadi sebelum ditemukan meninggal, diduga gantung diri,” ujar Kapolsek Senggigi, AKP Priyo Suhartono, saat dikonfirmasi, Jum’at (22/10).

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, sekitar pukul 12.00 Wita pada Kamis (20/10) korban sempat menyuruh istrinya pulang ke rumahnya di Suranadi untuk menanyakan acara selamatan rumah.

Setibanya di Suranadi, istri korban juga sempat menelepon suaminya. Namun telepon tersebut dialihkan dan tidak dijawab. “Lalu sekitar jam 19.00 Wita, istri korban ini pulang ke rumah, dan saat membuka pintu depan rumah dia terkejut menemukan suaminya dalam posisi tergantung,” ujar Priyo.

Si istri yang histeris segera meminta bantuan tetangga untuk membantu menurunkan jenazah yang meninggal dalam posisi tergantung di area teras depan rumahnya. “Korban gantung diri di bagian teras rumahnya menggunakan seutas tali tambang atau tali nilon warna biru. Itu dikaitkan pada besi bagian atas teras,” beber Priyo.

Di sebelah korban juga ditemukan juga kursi. Pihak kepolisian pun langsung melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan menghubungi unit identifikasi Satreskrim Polres Lobar. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan olah TKP sekaligus mengamankan barang bukti.

“Kita dapat laporan sekitar pukul 19.30 Wita, lalu anggota SPKT Polsek Senggigi menuju ke TKP dan langsung melakukan pengamanan di sana. Satu unit mobil ambulans dari rumah sakit Bhayangkara juga tiba di TKP pukul 21.36 Wita,” jelasnya.

Jenazah DJN pun langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.