26.5 C
Mataram
Senin, 4 Maret 2024
BerandaDaerahNTBBawaslu NTB Atensi Khusus Ada Kades Ikut Deklarasi Caleg

Bawaslu NTB Atensi Khusus Ada Kades Ikut Deklarasi Caleg

Mataram (Inside Lombok) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB memberi atensi khusus adanya beberapa laporan terkait kepala desa (kades) dari wilayah di NTB yang mengikuti deklarasi dukungan pada peserta pemilu 2024 mendatang, baik itu calon legislatif (caleg) hingga calon presiden (capres) – calon wakil presiden (cawapres). Pasalnya, tindakan itu terindikasi kuat sebagai pelanggaran netralitas aparat negara.

“Kita kan belum menyimpulkan dalam kajian kita bahwa kepala desa itu masuk dalam tindak pidana pemilu atau tidak. Karena sekali lagi, menurut pasal 490 undang-undang pemilu itu dia berlaku pada masa kampanye dan setelah tetapkan peserta pemilu,” ujar Ketua Bawaslu NTB, Itratip, Kamis (16/11).

Diakui, deklarasi yang dilakukan sebelum memasuki musim masa kampanye sehingga belum bisa dikatakan masuk dalam tindak pidana pemilu. Karena memang ada problemnya, seperti peserta pemilu, peserta capres dan cawapres juga belum ditetapkan pada saat itu. Mengingat masa kampanye mulai berlaku pada 24 November 2023 nanti.

Menurutnya, jika pada masa kampanye tersebut ada deklarasi keberpihakan para kades pada para peserta pemilu, maka bisa dipastikan sudah masuk tindak pidana pemilu. “Tetapi tentu saja kegiatan seperti itu terus kami atensi, dan fokus mengantensi kepala desa yang sejak awal mendeklarasikan diri atau menyatakan sikap ke salah satu peserta pemilu. Bawaslu akan melakukan atensi khusus kepada mereka,” tuturnya.

- Advertisement -

Lebih lanjut, beberapa waktu lalu Bawaslu sedang melakukan klarifikasi terhadap dugaan kades yang hadir atau mendeklarasikan dukungan kepada salah satu peserta pemilu. Bahkan dua hari lalu pihaknya juga sudah menangani satu kasus ASN, yakni dari salah satu pejabat eselon III di OPD Provinsi NTB.

Oknum ASN itu pun sudah dilaporkan ke Komisi ASN, karena memposting di akun facebooknya salah satu poster calon peserta DPD. “Yang sejauh ini itu yang sedang kita identifikasi kades itu, tapi secara yang sudah kita klarifikasi itu ada sekitar tiga orang. Dalam berbagai bentuk kegiatan kampanye yang dilakukan. Pada saat deklarasi di Lombok Raya (saat deklarasi dukungan untuk Capres-Cawapres, Ganjar Pranowo – Mahfud MD, Red) sama salah satu di wilayah Lombok Tengah yang berfoto dengan salah seorang caleg (Kades Ungga, Suasto Hadiputro Armin menghadiri acara dan memegang stiker caleg DPRD NTB, Megawati Lestari, Red),” jelasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer