WSBK dan IATC Sukses Digelar di Mandalika, Para Pembalap Tunjukan Performa Prima

Pembalap WSBK Jonathan Rea dan Toprak Razgatlıoğlu saat melaju di Sirkuit Mandalika, Jumat (19/11). (Sumber: WorldSBK)

Lombok Tengah (Inside Lombok) –

Seri balap World Superbike (WSBK) dan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) sukses dilaksanakan di Mandalika International Street Circuit, Jumat (19/11). Dua event balap internasional tersebut merupakan yang pertama digelar setelah peresmian sirkuit di Mandalika.

Puluhan pembalap WSBK menjajal Sirkuit Mandalika untuk sesi Free Practice 1 dan 2. Antusiasme masyarakat menyaksikan langsung seri balap motor dengan spesifikasi 1000 cc itu pun cukup tinggi.

Setelah 23 pembalap dari 16 tim menyelesaikan Free Practice 1 dan 2 masing-masing 50 menit, Toprak Razgatlıoğlu dari tim Yamaha berhasil menduduki peringkat pertama dengan catatan waktu putaran 1 menit 34,230 detik.

Di posisi kedua menyusul Jonathan Rea dari tim Kawasaki dengan catatan waktu 1 menit 34,404 detik. Kemudian di posisi ketiga Garrett Gerloff dari tim Yamaha dengan catatan waktu 1 menit 34,455 detik.

Hasil tersebut semakin mempertegas persaingan Toprak Razgatlıoğlu dan Jonathan Rea untuk menyabet gelar juara di seri terakhir WSBK yang akan berlangsung di Mandalika pada Minggu (21/11) mendatang.

Untuk Race 1 IATC sendiri Taiyo Furusato keluar sebagai pemenang dengan mengoleksi 125 poin. Unggul 46 angka dari pembalap asal Malaysia, Danial Sharil yang duduk di posisi kedua.

Di sisi lain, tiga orang pembalap Indonesia menunjukkan performa menjanjikan pada sesi Race 1 IATC dengan finis di urutan 10 besar. Pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT), Reykat Yusuf Fadillah yang bergabung sebagai wildcard berhasil melewati garis finis di posisi kelima.

Kemudian wildcard asal Indonesia lainnya, Veda Ega Pratama berhasil menempati posisi kedelapan. Sedangkan Herjun Firdaus menorehkan hasil menjanjikan dengan finis di posisi keenam dengan hasil terbaiknya di musim ini, setelah sebelumnya melewati dua seri awal di Qatar lantaran menjalani operasi cedera tangan. (r)