10.000 Ibu Hamil Ditargetkan untuk Ikut Vaksinasi

Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalillah saat memantau vaksinasi di RSUD Awet Muda, Narmada, Lobar, Selasa (07/09). (Inside Lombok/istimewa)

Mataram (Inside Lombok) – Melihat rendahnya capaian vaksinasi ibu hamil, Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, vaksinasi bagi ibu hamil aman. Pemberian vaksin bagi ibu hamil tersebut untuk melindungi ibu dan bayi dari virus Covid-19. Karena target Provinsi NTB yaitu sebanyak 10.000 ibu hamil.

“Jangan khawatir, vaksin tidak membahayakan untuk ibu hamil. Syaratnya, ibu yang bisa divaksin untuk kehamilan di atas 13 minggu”, jelas Wagub di RSUD Awet Muda, Narmada, Lobar, Selasa (07/09).

Vaksinasi bagi ibu hamil dimulai dari Lombok Barat di RSUD Awet Muda. Sebanyak 86 ibu hamil mengikuti vaksinasi dari dua kecamatan di Lombok Barat. Dalam kesempatan tersebut pemda juga memanfaatkannya untuk sosialisasi terkait manfaat vaksin bagi ibu hamil.

Untuk meningkatkan capaian vaksinasi lanjut Wagub, strategi jemput bola harus dilakukan oleh petugas. Pasalnya, stok vaksin saat ini disebut sudah mencukupi kebutuhan masyarakat yang belum divaksin.

Sementara itu, Bupati Lobar, H Fauzan Halid mengakui, masyarakat enggan untuk mendatangi fasilitas kesehatan. Sehingga saran Wagub NTB untuk jemput bola harus direalisasikan agar capaian vaksin bisa meningkat.

“Sebenarnya bukan tidak mau divaksin. Strateginya vaksinasi akan dilakukan di puskesmas atau kantor desa setempat”, ujar Fauzan. Untuk vaksinasi anak sekolah akan digelar besok Rabu (08/09) yang diinisiasi di SMAN 1 Gunung Sari, Lobar.