Dampak Libur Nataru Perlu Diantisipasi Hingga Dua Minggu

Kabid P3KL Dikes Lobar, Dr. M. Taufik Fathoni, saat ditemui di kantornya. Rabu (06/01/2021). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan Lobar ingatkan perlunya kembali tingkatkan kewaspadaan. Terlebih setelah adanya libur Nataru (Natal dan tahun baru) yang dampaknya terhadap lonjakan kasus covis-19 perlu diantisipasi hingga dua minggu ke depan.

Terlebih di wilayah NTB, khususnya Lombok Barat sendiri, saat ini kasus covid-19 tengah mengalami lonjakan.

“Apalagi kita harus mewaspadai efek dari liburan akhir tahun kemarin, ini yang kami antisipasi seberapa besar dampaknya” kata Kabid P3KL Lobar, Dr. M. Taufik Fathoni, Rabu (06/01/2021).

Di mana saat ini, pihaknya sedang menuntaskan kontak tracking kasus positif baru yang muncul awal tahun ini.

“Kasus yang baru, yang positif itu trackingnya orang yang masih melakukan perjalanan” ungkapnya.

Perjalanan itu pun, dijelaskannya tidak dilakukan ke luar daerah. Melainkan masih seputar pulau Lombok. Sehingga pihaknya mengantisipasi kembali melonjaknya kasus dari kontak tracking orang-orang yang aktif melakukan perjalanan dan liburan di musim liburan kemarin.

“Kan dampak dari liburan ini akan dilihat hasilnya nanti satu sampai dua minggu ke depan” tandasnya.

Di mana minggu lalu saja, kata dia, ada delapan kasus positif. Baru kemudian minggu ini mengalami penurunan.