Ini Riwayat Kegiatan Bupati Lotim Seminggu Terakhir Sebelum Terpapar Covid-19

Bupati Lotim saat ditemui beberapa waktu lalu. (Inside Lombok/M. Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Sebelum Bupati Lombok Timur (Lotim), H M Sukiman Azmy dinyatakan positif Covid-19, ia beberapa kali kunjungan dinas ke luar daerah, yaitu Bali, Jakarta dan Sumatera Utara.

Pada tanggal 12 September 2020, Bupati Lotim lakukan kunjungan dinas ke Pulau Bali selama dua hari. Kemudian kembali ke Lombok Timur pada 14 September lalu dan langsung menghadiri sidang paripurna pembahasan Raperda APBD Perubahan di Kantor DPRD Lotim.

“Saya yakin kalau pak bupati terpapar Covid-19 di Bali,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Lotim, dr H M Hasby Santoso.

Namun, pada saat kembali dari Pulau Bali, kondisi bupati saat itu masih dalam keadaan sehat dan tidak ada gejala Covid-19.

Pada tanggal 15 dan 16 September, Bupati melaksanakan kunjungan ke kecamatan-kecamatan untuk monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengadaan BPNT. Saat itu bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Lombok Timur.

Dikatakan Sekretaris Daerah Lotim, M Juaini Taufik, tertanggal 17 September lalu, kondisi bupati mulai terlihat melemah saat menghadiri Musyawarah Darma Wanita dan Pertemuan Ekspose dan Optimalisasi PAD bersama dengan para OPD.

“Pada saat itu ada informasi bahwa kondisi beliau melemah,” ungkapnya.

Kondisi yang mulai melemah, Bupati Lotim memilih untuk memulihkan kondisinya di Pendopo Bupati yang menjadi rumah dinasnya. Senin 21 September, bupati menjalani tes swab di RSUD R Soedjono Selong dan dinyatakan positif Covid-19.

Saat ini, Bupati Lombok Timur sedang menjalani isolasi mandiri di Pendopo, dengan didampingi tim medis untuk memantau kesehatannya