Jumlah Kasus Covid-19 Meningkat, RSUD Selong Tambah Kapasitas Isolasi

Lombok Timur (Inside Lombok) – Semakin meningkatnya kasus covid-19 di Kabuaten Lombok Timur, membuat Satgas Lotim dan juga pihak RSUD Soedjono Selong mengantisipasi jumlah tambahan kasus covid- 19. Salah satunya dengan menambah kapasitas ruang isolasi.

Direktur RSUD Soedjono Selong, Dr Tantowy mengatakan, semakin merebaknya kasus covid-19 di NTB, khusunya di Kabupaten Lombok Timur, pihak RSUD Sebelumnya akan menambah jumlah bad di ruang isolasi menajdi 40-45 yang untuk mengantisipasi adanya tambahan kasus covid-19.

“Kita semula merencanakan tambahan dari 30 jumlah bad yang ada sekarang menjadi 40-45. Namun, semakin banyaknya kasus PDP dan Positif di Lotim, kami menambah menjadi 60 bad,” ucap Tantowy.

Hingga berita ini ditulis, penambahan jumlah kasus positif di Lombok Timur menjadi 14 kasus. Empat diantaranya telah dinyatakan sembuh, 75 PDP dan 53 dirawat di RSUD Soedjono Selong dan 22 dikaranti di rusunawa kayangan.

Senada juga disampaikan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, M Juaini Taufik, ia mengatakan bahwa melihat jumlah PDP saat ini, ada peluang untuk terus bertambahnya kasus covid-19 di Kabupaten Lombok Timur. Ia mengimbau agar masyarakat tetap melakukan physical distancing dan juga sosial distancyng.

“Gugus tugas bersama dengan pihak RSUD telah menambah kapasitas bed di ruang isolasi menjadi 60 bed untuk mengatasi hal tersebut,” ucao Juaini.

Lebih lanjut Juaini mengatakan, misi semua pihak adalah memperlambat penularan supaya kapasitas kesehatan tidak outbreak. Angka kesehatan masyarakat juga harus kita tingkatkan.

“Semoga para medis tetap semangat dan dianugrahi kesehatan yang prima, Kabupaten Lotim dengan penduduk yang paling banyak, tentu harus bekerja lebih keras,” tutupnya.