Pasien COVID-19 Sembuh di Mataram Bertambah Delapan Orang

Ilustrasi: Kegiatan tes cepat (rapid test) COVID-19, kepada 725 orang petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Kota Mataram Tahun 2020, dilaksanakan Bawaslu Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk menjamin petugas bebas dari COVID-19. (FOTO Inside Lombok/ANTARA/HO.Bawaslu Mataram)

Mataram (Inside Lombok) – Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah delapan orang, sehingga total pasien sembuh sampai Minggu (29/11) 2020) pukul 12.00 WITA menjadi 1.200 orang dari total kasus positif 1.302 orang.

Anggota Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Mataram I Nyoman Swandiasa di Mataram, Minggu, mengatakan, berdasarkan data itu juga disebutkan jumlah pasien positif COVID-19 yang masih dirawat hanya 10 orang dan 92 orang dinyatakan meninggal.

“Sebanyak 10 orang pasien positif yang masih dirawat itu, ada yang masih dirawat di rumah sakit dan ada juga yang melakukan isolasi mandiri karena dalam kondisi baik,” kata Swandiasa yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram.

Ia mengatakan, kasus COVID-19 di Kota Mataram saat ini relatif sudah sangat landai, akan tetapi hal itu tidak boleh membuat masyarakat kendor untuk menerapkan protokol COVID-19 melalui gerakan 3M (masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Alasannya, untuk menjadikan Mataram sebagai zona hijau COVID-19, perlu komitmen bersama masyarakat membantu pemerintah dalam upaya menekan kasus COVID-19.

Karenanya, masyarakat diimbau bisa menyukseskan program penanganan COVID-19 berbasis lingkungan (PCBL) dan disiplin menerapkan protokol COVID-19.

“Hal itu dimaksudkan agar penanganan penyebaran COVID-19, yang diupayakan pemerintah bisa berjalan efektif,” katanya. (Ant)