80 Persen Sasaran Peredaran Narkotika di Loteng Ialah Anak Muda

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Hizkia Siagian, Jum'at (5/2/2021). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Peredaran narkotika di Lombok Tengah kian masif. Tak tanggung-tanggung, 80 persen sasarannya adalah anak muda.

“Potensi peredaran narkoba di loteng sangat tinggi. 80 persen persentase dengan sasaran anak muda”,kata Kasat Reskrim Polres Loteng, Iptu Hizkia Siagian, Kamis (26/11/2020) di Praya.

Di sepanjang tahun 2020 ini, pihaknya telah mengungkap kasus peredaran narkotika sebanyak 43 kasus. Dengan jumlah pelaku yang telah masuk bui sebanyak 47 orang.

Sementara barang narkoba diamankan sebanyak 600 gram. “Yang ditangkap rata-rata adalah pengedar”,ungkapnya.

Dari 47 pelaku yang telah ditangkap, tidak ada di antaranya yang masih berusia di bawah umur. Namun, ada satu di antaranya adalah seorang wanita. “Pasangan suami istri yang ditangkap di desa Beleka kemarin”,ujarnya.

Mengetahui tingginya potensi peredaran narkoba di Loteng, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan pengungkapan.

Sementara itu, pintu masuk barang haram narkoba ke Loteng saat ini lebih banyak melalui jalur jasa ekspedisi. Hal itu dinilai karena pengiriman melalui bandar udara lebih cepat terendus oleh aparat.

“Mungkin panik saat diketahui aparat”, imbuhnya.