Kerap Beraksi di Lotim, DPO Begal Asal Loteng Dibekuk Polisi

DPO (baju pink) yang berhasil diamankan Tim Puma Polres Lotim, Sabtu (10/07/2021). (Inside Lombok/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Tim Puma Polres Lombok Timur menangkap seorang pelaku diduga begal yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaku berinisial DP alamat Dusun Gunung Buntak, Desa Bilelando, Lombok Tengah di sudah dua kali beraksi. Pertama di Desa Mendana, Kecamatan Keruak Lotim dan melakukan curanmor yang berlokasi di Desa Terara kecamatan Terara.

“Pelapor atas nama M Syafil Azmi (17) dari Desa Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Lotim dan Fatma Didi Sujarwadi, (38) yang merupakan anggota Polri asal desa Terara,”kata Kasat Reskrim Polres Lotim, IPTUI M Fajri.

Dalam melakukan aksinya, pelaku berjumlah 4 orang dengan modus membuntuti korbannya yang sedang mengendarai sepeda motor. Kemudian setibanya di tempat sepi pelaku memberhentikan korban dan langsung menebas korbannya.

Setelah itu pelaku kemudian mengambil paksa barang berharga milik korban berupa 1 unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor.

“Namun saat pelaku kabur korban menarik pelaku yang berada di atas kendaraan sehingga telepon genggam pelaku terjatuh dan tertinggal di TKP,”terangnya.

Kemudian saat melakukan aksinya yang kedua pelaku mengincar sepeda motor milik korban di mana korbannya merupakan anggota polisi aktif. Sepeda motor korban tersebut terparkir di garasi halaman rumah korbannya. Dalam aksinya tersebut pelaku terekam CCTV rumah korban.

“Saat kejadian tersebut dompet korban berisi STNK dan beberapa surat berharga korban berada dalam jok bagasi motor,” imbuhnya.

Tim Puma Polres Lotim dan Tim Puma Polda NTB kemudian menangkap pelaku di rumahnya di Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Loteng.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa dua unit sepeda motor yang digunakan dan dicuri. Kemudian 1 buah helm milik korban, 2 bilah parang milik pelaku dan 1 buah telepon genggam pelaku yang tertinggal di TKP Keruak.

Barang bukti lainnya adalah rekaman CCTV TKP Terara. Dompet milik korban berisi surat berharga, 3 buah kunci leter T dan 10 buah mata kunci Leter T dan 3 buah STNK.

“Sebelumnya tim juga sudah mengamankan 3 orang pelaku lainnya, yakni DA, YU dan AG dan mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor korban. Tapi saat ini masih dikuasai oleh rekan pelaku yang masih buron,” katanya.

Satu orang rekan pelaku inisial JK saat ini masih dalam pengejaran. Pelaku juga kerap melakukan aksi serupa di beberapa wilayah di Lombok Timur.

Pelaku dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Polres Lotim guna Pengembangan dan Proses hukum lebih lanjut.