Motornya Mogok, Seorang Jambret di Selong Nyaris Tewas Dihakimi Warga

Pelaku H saat proses pemeriksaan oleh petugas kepolisian Polsek Kota Selong, Rabu (13/01/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Seorang jambret nyaris tewas dihakimi warga setelah tertangkap menjambret ponsel milik seorang warga Kelurahan Kelayu, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada Selasa (12/01) kemarin.

Dari pengakuan korban, Mardiani (21) mengatakan, ketika ia sedang melihat sebuah mobil pengeruk di sekitar tambang dekat rumahnya, tiba-tiba ia didekati oleh dua pelaku yang dengan sengaja meminta nomor korban.

“Dia meminta nomor saya, dan pada saat itu saya sedang vidiocall, eh tiba-tiba ponsel saya jambret dan langsung kabur,” tutur Mardiani kepada Inside Lombok di Polsek Selong, Rabu (13/01).

Pelaku diketahui berinisial H (19) asal Dusun Gatep, Desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, Lotim. Mardiani mengatakan ketika ponselnya diambil oleh pelaku, ia langsung histeris dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Beruntungnya ada seorang pengemudi sepeda motor yang mengejar kedua pelaku.

Saat ditemui di ruangannya, Kepala Unit Reskrim Polsek Kota Selong, Aipda Rohadi Wijaya mengatakan, pelaku berhasil diamankan oleh warga saat motor pelaku mogok di tengah jalan, satu pelaku yang menjadi pengemudi berhasil diringkus. Sedangkan pelaku yang merampas ponsel korban berhasil melarikan diri.

“Dari hasil pengembangan, data pelaku yang satunya lagi sudah kita kantongi identitasnya. Pelaku yang kabur diketahui membawa senjata tajam,” ucapnya.

Pihak kepolisian berhasil amankan barang bukti dari tangan pelaku berupa satu unit sepeda motor. Akibat perbuatannya pelaku dikenai pasal 363 KUHP tentang tindak pidana dengan kekerasan, dengan maksimal penjara enam tahun.