26.5 C
Mataram
Senin, 15 Juli 2024
BerandaLombok BaratPedagang Sudah Bayar Retribusi, Pengelolaan Sampah di Pasar Narmada Dinilai Belum Maksimal

Pedagang Sudah Bayar Retribusi, Pengelolaan Sampah di Pasar Narmada Dinilai Belum Maksimal

Lombok Barat (Inside Lombok) – Para pedagang di Pasar Narmada, Lombok Barat (Lobar), harapkan pengelolaan dan pengangkutan sampah bisa lebih maksimal. Terlebih, mereka juga rutin membayar retribusi yang juga termasuk untuk biaya kebersihan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lobar dinilai lamban menangani sampah yang sudah lama menumpuk di pasar tersebut, hingga menyebabkan bau menyengat dan membuat pembeli dan pedagang merasa tidak nyaman. “Padahal kita sudah bayar retribusi Rp3 ribu per hari, itu sudah digabung sama dudukan dan sampah,” keluh Ira, salah seorang pedagang di Pasar Narmada saat ditemui pekan lalu.

Selain berbau menyengat, sampah yang menumpuk itu disebutnya sudah berbelatung karena sudah dibiarkan sejak Idulfitri lalu. “Kata yang mengangkut sampah, mobil pengangkutnya rusak jadi nganggur sekitar 2 mingguan. Terus sampah itu diangkut cuma sekali sehari dan yang bisa diangkut cuma 1 kontainer karna tempat pembuangan sampah membatasi,” bebernya setelah menerima jawaban petugas saat dirinya komplain.

Diceritakan, tempat menumpuknya sampah tersebut awalnya tidak berada persis di dekat lapaknya. Namun, saking membludaknya volume sampah yang sudah lama dibiarkan menumpuk tersebut, sehingga hampir mendekati lapak tempat berjualannya.

- Advertisement -

Kondisinya pun diperparah lantaran selain sampah pasar, banyak juga warga setempat yang ikut membuang sampah ke sana. “Tempat (tumpukan sampah) di belakang, tapi saking banyaknya sekarang sampahnya sudah membludak, dan sampai sampai mengambil badan jalan,” tutur dia.

Ira dan pedagang lainnya pun berharap agar pengangkutan sampah bisa lebih terjadwal, dan masyarakat setempat tidak lagi membuang sampah ke area tersebut. “Semoga ada solusi juga supaya masyarakat tidak buang sampah lagi ke pasar. Karena mereka langsung lempar aja (sampah), gak peduli kalau itu tempat orang berjualan,” tegasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala DLH Lobar, Hermansyah menyebut armada pengangkut sampah ke kawasan tersebut memang sempat rusak. Sehingga para petugas terkendala dan sampah akhirnya menumpuk cukup lama. Tetapi kini armada itu sudah diperbaiki. “Sudah sering ditangani itu (sampah di pasar Narmada), beberapa waktu lalu juga sudah ditangani,” ujarnya.

Namun, selain sampah pedagang, sampah yang juga menumpuk di pasar tersebut adalah sampah masyarakat. Sehingga pihaknya berencana untuk menurunkan alat berat ke sana. “Kita tunggu alat berat untuk digeser ke sana biar clear, tapi sekarang masih dipakai di tempat lain,” pungkasnya.

Setelah menerima laporan dan keluhan akan tumpukan sampah yang sudah mengganggu kenyamanan tersebut. Siang harinya, pihak DLH pun dikabarkan telah turun melakukan pengangkutan. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer