Ada 27 Event dalam Festival Pesona Tambora

Mataram (Inside Lombok) – Sebagai salah satu event yang masuk dalam 100 kalender event Wonderful Indonesia, Dinas Pariwisata (Dispar) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyusun 27 event yang akan meramaikan Festival Pesona Tambora.

Kepala Dispar NTB, Lalu Moh. Faozal menerangkan bahwa Festival yang mengangkat tema “Dunia Menyapa Tambora” tersebut merupakan ditargetkan akan meningkatkan pariwisata di NTB sampai dengan 40%.

Event yang telah disiapkan antara lain kegiatan Semalam Dalam Loka yang akan diadakan mulai tanggal 2-3 April 2019 di Kabupaten Sumbawa, Mantar Festival pada 6-7 April di Kabupaten Sumbawa Barat, Lawata Festival 6-8 April di Kota Bima dan Teka Tambora 7-11 April di Kabupaten Bima.

Kemudian Festival Geopark Tambora I 8-11 April di Kabupaten Bima dan Dompu, Lanud ZAM Tambora Golf Tournament di Rinjani Golf dan Lombok Golf Kasaido Country, Tambora Colour Run di Kantor Bupati Kabupaten Dompu, Taman Nasional Gunung Tambora pada 2-30 April di Gunung Tambora, Pacuan Kuda di Dompu, serta Puncak Acara Festival Tambora pada 11 April 2019 di Doro Ncanga.

“Kita akan launching di Jakarta 25 Maret. Kita semua sudah siap, sekarang itu Dunia Menyapa Tambora, bukan lagi Tambora Menyapa dunia,” ujar Faozal, Rabu (20/03/2019) di Mataram.

Selain itu Faozal menerangkan bahwa Festival Pesona Tambora tahun ini dirancan agar seluruh Kabupaten/Kota yang terlibat dapat merasakan manfaat dari festival tersebut dari segi kunjungan wisatawan.

“27 evebt itu dari 31 Maret sampai 11 April di semua Kabupaten/Kota sepulau Sumbawa. Walaupun acara puncak tanggal 11, ada event lanjutan sampai bulan Mei,” ujar Faozal.

Festival Pesona Tambora 2019 sendiri merupakan pelaksanaan ke-5 yang diawali dengan tema Tambora Menyapa Dunia pada tahun 2015 sebagai event memperingati peristiwa meletusnya Gunung Tambora pada 11 April 1815.

“Dengan berlangsungnya event ini diharapkan pula dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang tentunya juga berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat sendiri,” pungkas Faozal.