Gelar Tambora Challenge, Dispar NTB Antisipasi Anjing Rabies

Mataram (Inside Lombok) – Sebagai salah satu rangkaian acara Festival Pesona Tambora 2019, Dinas Pariwisata (Dispar) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengadakan event Kompas Tambora Challenge dimana puluhan pelari akan berlari sejauh 320 kilometer.

Kepala Dispar NTB, Lalu Moh. Faozal, menerangkan bahwa sebanyak 75 pelari akan berlari mulai dari Poto Tano, Sumbawa Barat dan berakhir di Doro Ncanga, kaki Gunung Tambora. Jalur tersebut melewati 3 Kabupaten yang ada di Pulau Sumbawa, yaitu Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Dompu.

Mengingat beberapa waktu lalu Dompu ditetapkan sebagai wilayah darurat rabies, Faozal menerangkan pihaknya akan mengadakan sosialisasi terkait hal tersebut untuk menjamin keselamatan para pelari.

“Saya kira itu (kasus rabies di Dompu, red.) sudah selesai. Tapi kita akan pantau terus. Kita yakinkan pelari nanti masing-masing pelari kita kawal,” ujar Faozal, Rabu (20/03/2019) di Mataram.

Kompas Tambora Challenge sendiri merupakan bentuk kerjasama antara Dispar NTB dengan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas. Dimana dalam event lari tersebut total catatan waktu seluruh finisher akan dikalikan dengan uang sejumlah Rp32.000 per jam yang akan diberikan untuk Aksi Peduli Korban Bencana NTB.

“Ada 75 pelari. Dan ada 5 pelari yang kita daftarkan dari NTB,” tutup Faozal.