ITDC Berharap Kapolda Baru Perhatikan Keamanan KEK Mandalika

Mataram (Inside Lombok) – Pergantian Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Irjen Pol Achmat Juri kepada Brigjen Pol Nana Sujana tidak luput dari perhatian Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang menjadi pengelolal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta, Lombok tengah (Loteng).

Hal tersebut disampaikan oleh General Affair KEK Mandalika ITDC, I Gusti Lanang Bratasuta, yang menghadiri acara pisah-sambut Kapolda NTB di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Jumat (03/05/2019). Bratasuta berharap apa yang telah dilakukan oleh Kapolda NTB sebelumnya untuk KEK Mandalika dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan Kapolda NTB yang baru.

“Harapan kita apa yang sudah diurus oleh Kapolda Lama, khususnya back-up (bantuan, Red) pembangunan di ITDC, terlebih lagi sekarang kita dengan percepatan pembangunan MotoGP kita harapkan dari pejabat yang baru perhatian untuk keamanan di sana menjadi prioritas,” ujar Bratasuta.

Menurut Bratasuta faktor keamanan tesebut merupakan salah satu faktor utama yang menjadi perhatian para investor untuk mau berinvestasi di KEK Mandalika. Pengamanan itu disebut Bratasuta meliputi pengamanan untuk mendukung gelaran balap dunia MotoGP di KEK Mandalika pada tahun 2021 mendatang.

“Pengamanan kalau nanti event ini (MotoGP, Red) dilaksanakan dengan asumsi di atas 100.000 orang yang akan berkunjung tentunya rawan. Baik itu lalu-lintas, tempat parkir, memerlukan pengelolaan yang bagus supaya semua bisa berjalan dengan baik,” ujar Bratasuta.

Selain itu, ada juga faktor keamanan dengan menjaga situasi kondusif di tengah-tengah masyarakat di sekitar kawasan KEK Mandalika. Walaupun begitu, Bratasuta menyebutkan bahwa hubungan dengan masyarakat sampai sekarang terbilang cukup kondusif berkat bantuan dari berbagai pihak, termasuk polisi.

“Hubungan dengan masyarakat sekarang tidak ada masalah, cukup kondusif. Masyarakat juga sekarang mengharapkan percepatan pembanguanan ini. Karena nanti multi-layer efeknya ke masyarakat juga,” ujar Bratasuta.

Untuk saat ini ITDC sendiri sedang melakukan proses pembersihan untuk lahan-lahan yang akan menjadi jalur sirkuit Moto-GP. Menurut Bratasuta, proses konstruksi seluruh fasilitas gelaran MotoGP sendiri akan dimulai pada bulan Agustus mendatang. Untuk itu, kerjasama antara ITDC dengan pihak Kepolisian akan terus dilakukan guna mendukung proses tersebut.