Home Pariwisata & Budaya Mataram Siapkan Bantuan Ikan Koi Untuk Pengembangan Wisata

Mataram Siapkan Bantuan Ikan Koi Untuk Pengembangan Wisata

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Hj Baiq Sujihartini. (Foto: Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala.dok)

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan bantuan bibit ikan koi untuk mendukung program pengembangan wisata ikan koi dengan memanfaatkan saluran yang ada di tiap kelurahan.

Rencana pemberian bantuan itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Hj Baiq Sujihartini Hj Baiq Sujihartini di Mataram, Rabu, menyikapi rencana dari komunitas “Koi KotaKu” yang akan mengembangkan ikan koi di setiap kelurahan yang memiliki saluran dengan debit air yang tetap.

“Komunitas Koi KotaKu ini kegiatannya lebih kepada lingkungan hidup, karena memanfaatkan saluran untuk pengembangan ikan koi. Karena itu, kami bisa berikan bantuan bibit ikan koi yang jumlahnya akan disesuaikan,” katanya.

Dengan demikian,  masyarakat diharapkan tidak lagi membuang sampah atau sejenisnya di saluran. Sebaliknya, saluran tersebut akan menjadi destinasi wisata buatan sehingga kebersihannya bisa terjaga.

Sementara itu masyarakat di sekitarnya bisa mengambil manfaat dari kegiatan tersebut, sebab kawasan itu pastinya akan ramai dikunjungi baik oleh warga sekitar maupun warga luar kota.

“Jadi warga sekitar bisa membuka usaha sesuai dengan kondisi di lokasi tersebut,” katanya.

Untuk tahap pertama, menurutnya, kelurahan yang akan menjadi kawasan destinasi pengembangan ikan koi adalah Kelurahan Dasan Cermen dan saat ini sedang dilakukan penataan salah satu saluran di kawasan itu.

“Kalau sudah rampung, kami akan memberikan dukungan dalam bentuk bibit ikan koi selebihnya akan dikelola dan diawasi oleh komunitas Koi KotaKu bersama warga setempat,” katanya.

Sujihartini mengatakan apabila program tersebut berjalan lancar di Kelurahan Dasan Cermen, maka program itu akan diadopsi ke kelurahan-kelurahan lainnya.

“Karena itu, tugas kami juga mendata kelurahan yang memiliki potensi saluran yang bisa menjadi destinasi wisata ikan koi, dan dipastikan salurannya memiliki debit air cukup sepanjang tahun,” ujarnya. (Ant)