Home Pariwisata & Budaya Pancor Datok, Kolam di Atas Tebing Setinggi 20 Meter di Desa Aikdewa

Pancor Datok, Kolam di Atas Tebing Setinggi 20 Meter di Desa Aikdewa

Kolam Wisata Pancor Datok yang didirikan di atas tebing setinggi 20 meter di Aikdewa belum lama ini. (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Wisata alam Pancor Datok yang terletak di Desa Aikdewa, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur mempunyai keunikan tersendiri. Kolam wisata alam tersebut dibangun di atas tebing setinggi 20 meter.

Dengan infrastruktur jalan yang sudah memadai, para pengunjung bisa dengan mudah mengunjungi destinasi wisata ini. Waktu tempuh dari Bandara Internasional Lombok ke tempat wisata ini hanya sekitar satu jam perjalanan.

Di jalur masuk menuju tempat wisata tersebut, para pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan persawahan dan perkebunan yang membentang luas di pinggir jalan. Tak hanya itu, dari jalan menuju wisata tersebut, wisatawan bisa melihat indahnya Gunung Rinjani dengan sangat jelas.

Pada pintu masuk Kolam Wisata Pancor Datok terlihat dua orang berdiri di tengah pintu masuk dengan menggunakan baju pengelola. Mereka dengan ramah menyapa pengunjung yang datang.

Keduanya merupakan petugas yang menjaga pintu masuk destinasi wisata ini. Semua retribusi menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes) dan digunakan untuk pemeliharaan.

“Cukup dengan membayar Rp2000 untuk orang dewasa dan Rp1000 untuk anak-anak. Kita tawarkan wisata yang murah meriah,” ucap Ketua Pengelola Kolam Wisata Pancor Datok, Toni Soladin, Sabtu (26/09/2020).

Sesudah melewati tempat pembelian karcis. Para pengunjung akan memasuki pintu masuk dengan menuruni puluhan anak tangga yang terbuat dari beton sejauh 50 meter. Pengelola juga sudah memasang pagar penyangga untuk menjaga keselamatan pengunjung.

Sesampainya di areal kolam, pengunjung akan disambut dengan rimbunnya pohon bambu yang menutupi sebagian cahaya matahari. Dengan begitu, areal kolam tersebut menjadi teduh diiringi angin sepoi-sepoi yang membuat pengunjung merasa semakin nyaman.

Kolam yang berukuran 25×10 meter dengan kedalaman 2 meter ini dilapisi dengan keramik. Terdapat pancuran air yang sering digunakan pengunjung untuk merelaksasi tubuh.

Tak lupa pula pengelola memasang pagar besi di sisi kiri kolam untuk menjaga keselamatan pengunjung. Sebab kolam tersebut dibuat di atas tebing setinggi 20 meter. Pada bagian kanan kolam itu pun terdapat tebing setinggi 10 meter sebagai dinding kolam.

Air yang digunakan untuk mengisi kolam itu pun bersumber dari mata air yang keluar dari tebing sebelah kanan kolam. Air yang segar membuat kolam ini mempunyai sensasi tersendiri. Pengunjung tidak perlu ragu dengan kebersihan air kolam. Dikarenakan air kolam tersebut terus mengalir tanpa harus dibendung secara utuh seperti kolam pada umumnya.

Fasilitas penunjang kolam wisata ini pun sudah dilengkapi dengan ruang ganti, toilet, serta tempat penitipan barang yang disediakan gratis agar barang bawaan pengunjung tetap aman.

“Di sini kita utamakan kenyamanan dan keamanan pengunjung,” kata Toni

Namun akibat Pandemi Covid-19, pengelola sudah menyiapkan SOP seperti imbauan dari Dinas Pariwisata Lotim dengan menerapkan protokol kesehatan. Kunjungan ke wisata ini pun dibatasi menjadi 100 pengunjung per hari. Juga dibatasi pengunjung untuk mandi sebanyak 30 orang secara bergiliran. Semula jumlah kunjungan ke wisata ini mencapai 150-200 pengunjung per hari.

Salah seorang pengunjung, Anisa mengatakan, bahwa kolam Pancor Datok merupakan tempat wisata favoritnya. Pasalnya air kolam tersebut terus mengalir tanpa henti dari sumber mata air, sehingga air yang digunakan untuk berenang tetap bersih.

“Ini merupakan tempat favorit saya, akan tetapi kolam di sini hanya satu dan tidak terlalu besar,” katanya.

Anisa berharap, wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan ini bisa diperbesar lagi, terutama pada kolam wisatanya. Agar para pengunjung tidak berdesakan saat mandi di kolam wisata tersebut.

Direktur Bumdes Aikdewa, Slamet Riadi mengatakan, pihak desa sudah berencana untuk memperbanyak kolam di Pancor Datok. Akan tetapi, akibat dari Pandemi dana yang akan digunakan untuk menata wisata tersebut digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

“Rencana kedepan kita akan buat kolam tambahan lagi dengan berbagai fasilitas hiburan seperti waterboom,” tutupnya.