Baru Tiga Ponpes Kantongi Rekomendasi Belajar Tatap Muka di Loteng

Kasi Ponpes Kemenag Loteng, H. Khaerudin, Selasa (13/10/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Sebanyak tiga pondok pesantren (ponpes) di Lombok Tengah (Loteng) mendapatkan rekomendasi untuk kegiatan belajar tatap muka. Hal itu dilakukan meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Baru tiga ponpes yang direkomendasikan untuk belajar tatap muka di pondok”, kata Kasi Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah, H. Khaerudin, Selasa (13/10/2020) di kantornya.

Kegiatan belajar tatap muka seperti kegiatan diniah dan kajian Islam dibolehkan di ponpes selama menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

Di satu sisi, diakui bahwa sudah banyak ponpes yang sudah melakukan kegiatan belajar tatap muka ini. Namun, baru tiga yang mengajukan rekomendasi kepada Kemenag dan sudah diberikan, yakni ponpes Nurul Qur’an, Yanmu Praya dan Jihadul Ummah.

“Yang belum dapat rekomendasi selalu didorong untuk dapat rekomendasi”,katanya.

Dia menerangkan, sebelum rekomendasi diberikan, Kemenag terlebih dahulu melakukan survey ke Ponpes untuk memastikan kesiapan dan kelengkapan sarana prasarana pencegahan Covid-19.

“Mereka mengajukan rekomendasi. Baru tim survey turun. Kalau layak baru diberikan rekomendasi”, jelasnya.

Adapun terhadap ponpes yang sudah menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka tanpa izin Kemendag, lanjutnya tidak bisa diminta tutup dulu. Karena izin operasional ponpes tersebut bukan hanya bersumber dari Kemenag.

“Tapi izinnya ini dari Kemenkumham juga”,katanya.

Terlepas dari itu, semua ponpes sudah dihimbau untuk melaksanakan protokol Covid-19.