Home Pendidikan Kemenag Lotim Belum Berencana Buka Madrasah

Kemenag Lotim Belum Berencana Buka Madrasah

Kepala Kementerian Agama Lotim, saat ditemui di Ruang Kerjanya, di Selong, Kamis (24/09/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur (Lotim), sampai dengan saat ini belum berencana untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka terhadap sekolah yang berada di bawah naungan Kemenag.

Kepala Kemenag Lotim, H Azharuddin Mengatakan, dalam SKB Menteri Agama merencanakan pembelajaran secara tatap muka pada tanggal 12 September, namun kembali diperpanjang hingga 30 september mendatang.

“Kemarin kita udah mulai simulasi, tapi karena diperpanjang lagi kita stop proses simulasinya,” kata Azhar, saat ditemui di Ruang Kerjanya, (24/09/2020).

Dikatakan Azhar, saat ini pihaknya sudah mulai mendistribusikan Bantuan Operasional Sekolah Madrasah (BOSM) yang ditargetkan selesai pada awal bulan Oktober mendatang.

Adapun untuk penerima berjumlah 800 lembaga pendidikan mulai tingkat RA hingga MA, melalui rekening masing-masing lembaga.

“Pendistribusiannya Insyaallah tidak terhalang walaupun di tengah pandemi, setiap enam bulan kita bayar, semester awal dulu kita bayar sekitar bulan maret,” ujar Azhar.

Ia menambahkan, Dana BOS tersebut bisa dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk pembelian kouta internet untuk guru-guru dan murid, agar proses pembelajaran secara daring tetap berjalan.

Adapun untuk pemberian subsidi internet kepada Pondok Pesantren, pihaknya baru mendistribusikan kepada 91 Ponpes di Lotim, dan masing-masing mendapatkan sebesar Rp15 juta.

“Sisanya kita nunggu kebijakan, jumlah Pondok kita di Lotim sekitar 196, untuk tahun ini ada 12 tambahan Pondok baru, tapi yang 12 ini belum bisa kita berikan anggaran,” ucapnya.

Adapun bagi pondok yang belum mendapatkan subsidi, pihaknya masih menunggu kebijakan dan sudah diusulkan, mengingat anggaran dikelola langsung oleh provinsi.

“Bagi pondok yang belum dibayar Insyaallah, awal bulan depan atau akhir-akhir bulan depan yang belum kita akan bayar,” tutupnya.