Loteng Belum Bisa Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

Pembelajaran tatap muka yang dilakukan di SMA 4 Praya. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Uji coba pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMA/SMK di Lombok Tengah sudah berlangsung. Akan tetapi, kebijakan tersebut belum berlaku untuk siswa jenjang SD-SMP.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Murdi, Jum’at (23/10/2020) di Praya mengatakan, Pemda Lombok Tengah belum bisa memberlakukan pembelajaran tatap muka seperti yang dilakukan di jenjang SMA/SMK.

“Rencananya akan dikaji lagi peluang untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Kita mau cek nanti protokol kesehatan seperti apa, kesiapan di unit sekolah seperti apa”,kata Murdi.

Syarat utama untuk dimulainya pembelajaran tatap muka adalah kesiapan sarana prasarana pencegahan Covid-19 di setiap sekolah. Meski diakui bahwa saat ini hampir semua sekolah sudah menyiapkan sarana prasarana tersebut.

Namun, yang menjadi perhatian tim gugus tugas adalah salah satu isi poin dalam surat himbauan Menteri Pendidikan terkait pembukaan sekolah.

Di mana, sekolah bisa dibuka kalau suatu wilayah sudah masuk zona kuning atau hijau kasus Covid-19. Adapun kondisi saat ini, Lombok Tengah sudah masuk zona kuning.

Tapi pihaknya khawatir Lombok Tengah akan kembali bergeser ke zona merah.

“Kalau sudah dua minggu masuk sekolah lalu bergeser lagi itu kan pasti ditutup lagi sekolah. Ini nanti muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah sudah buka tutup”,cetusnya.

“Sehingga bukan lagi bencana kesehatan tapi bencana sosial. Itu harus dijaga”,katanya lagi.