Sekolah Batal Dibuka, Disdikbud Lotim Perpanjang BDR

Kadis Dikbud Lotim, Ahmad Dewanto saat ditemui di ruangannya, di Selong, Kamis (06/08/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pembukaan sekolah untuk belajar tatap muka masih belum menemui titik terang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lotim, kembali memperpanjang belajar dari rumah (BDR) sampai tanggal 27 Agustus mendatang.

Sebelumnya, Bupati Lotim dengan sangat tegas akan membuka sekolah membuka sekolah pada tanggal 9 Agustus mendatang. Dan akan menerima konsekuensinya apapun yang terjadi, walaupun mendapat teguran dari pemprov.

Kepala Dinas Dikbud Lotim, Ahmad Dewanto mengatakan menindaklanjuti surat edaran Gubernur NTB. Belajar dari rumah diperpanjang oleh Dikbud Lotim sampai dengan tanggal 27 Agustus mendatang. Pihak Disdikbud Lotim sudah menerbitkan surat edaran.

“Pada surat edaran tersebut kita tidak menitikberatkan pembelajaran daring. Namun para guru juga dalam memberikan pelajaran yang efektif, maka para guru harus melakukan kunjungan ke rumah siswa,” jelasnya.

Beberapa hari terakhir, kasus covid-19 Lotim semakin merangkak naik dan tidak memperlihatkan trend penurunan. Untuk itu, belajar dari rumah diperpanjang.

Salah seorang wali murid, Wahyudi mengatakan bahwa ketegasan Bupati Lotim yang akan membuka sekolah pada tanggal 9 Agustus mendatang hanya retorika. Sebab pernyataannya tanpa adanya bukti yang konkret.

Wahyudi mengaku dengan ketegasan yang Bupati Lotim sampaikan beberapa waktu lalu sempat membakar semangatnya. Dikarenakan ia menghawatirkan anaknya yang bisa ketinggalan pembelajaran dan juga membuat anaknya sampai keluyuran akibat tidak adanya aktivitas sekolah.

“Kalau kita hanya menunggu trend covid-19 melandai, lalu kapan sekolah dibuka. Sementara kasus trend penurunan covid-19 kapan akan terjadi, tentu dalam hal grafik kasus tersebut bakalan naik turun dan tidak pasti kapan akan melandai,” jelasnya.