Tiga SMA di Selong Tunda Pelaksanaan Simulasi Belajar Tatap Muka

Salah satu sekolah di wilayah Kota Selong yang tertunda pelaksanaan simulasinya, di Selong, Rabu (16/09/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Provinsi NTB merilis daftar sekolah yang akan melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka. Namun, sejumlah sekolah yang berada di Kota Selong ditunda pelaksanaannya karena masih dalam zona merah.

Kepala Sekolah SMAN 1 Selong, Sri Wahyuni mengatakan, pada rilis yang pertama daftar nama sekolah yang akan melaksanakan simulasi, tiga SMA yang ada di daerah Selong masuk dalam daftar sekolah yang akan melaksanakan simulasi. Akan tetapi, kebijakan dari pemerintah menunda sekolah di wilayah zona merah melaksanakan simulasi.

“Segala persiapan sudah kita lakukan untuk memulai pelaksanaan simulasi pada minggu pertama ini, namun kita masih dalam zona merah makanya ditunda terlebih dahulu,” katanya.

Adapun beberapa sekolah yang tertunda pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka di wilayah Selong yaitu, SMAN 1 Selong, SMAN 2 Selong, dan SMAN 3 Selong.

“Kita masuk dalam daftar minggu pertama pelaksanaan bersama dengan sekolah lainnya di wilayah Lotim, tapi dari daerah Selong dicoret terlebih dahulu,” ucapnya.

Senada disampaikan Kepala Sekolah SMAN 3 Selong, H Samsul Mujtahid mengatakan, persiapan sudah dilakukan seperti protokol kesehatan, mulai dari pembagian masker bagi siswa, tempat duduk berjarak, hingga hand sanitizer yang ditempatkan di pintu masuk kelas.

“Namun itu ditunda karena masih zona merah, pemerintah akan memantau secara berkala hingga Selong masuk dalam zona kuning,” ucapnya.

Dikatakannya, pelaksanaan simulasi di satu wilayah akan dilaksanakan secara bergilir, untuk mengantisipasi siswa sekolah yang satu dengan yang lain berkumpul saat masuk sekolah.