Hilang Tiga Hari, Jasad Kakek Rudik Ditemukan Mengambang di Sungai Takoe

Jasad Kakek Rudik saat dievakuasi oleh warga menuju kediamannya. (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Warga Desa Kuripan digegerkan dengan penemuan mayat di Sungai Takoe yang ada di Lombok Barat. Mayat yang belakangan diketahui bernama Rudik Warga Dusun Penurunan Puntik Desa Babussalam Kecamatan Gerung itu, ditemukan sekitar pukul 12.15 wita dalam posisi mengapung.

Mayat pria berusia sekitar 80 tahun itu awalnya ditemukan oleh dua warga Dusun Monto Desa Kuripan yang tengah mandi disungai itu.
Dari informasi yang dihimpun, saat itu kedua saksi mengira jasad yang mengapung itu adalah boneka. Namun jasad itu dikerubuni lalat membuat kedua saksi itu curiga.
Kedua saksi itu lantas mengabari warga sekitar dan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.

Dari laporan itu pihak Kepolisian dalam hal ini Babin dan Polsek Gerung lantas menindak lanjuti dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Korban langsung dievakuasi dan langsung dibawa ke kediamannya di Dusun Penurunan Puntik Desa Babussalam untuk disemayamkan.

Kapolsek Gerung, AKP Didik Harianto yang dikomfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, korban merupakan Warga Desa Babussalam. Hal itu diketahui dari pihak keluarga yang mendatangi langsung TKP.
Meski demikian pihak kepolisian belum berani memastikan penyebab kematian dari pria berusia 80 tahun itu. Kasus ini ditangani oleh pihak Satreskrim Polres Lobar.

“Jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka. Penyebab kematian kami belum tahu karena masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Priyo Suhartono mengatakan bahwa korban sudah dikabarkan hilang selama tiga hari. Dari hasil visum luar yang dilakukan tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Hanya ada luka lebam yang diduga akibat terbentur batu saat hanyut di sungai.