JPS Mantap Pemkab Lobar Hidupkan IKM Gula Semut dari Mati Suri

H. Mustaan dan Abdul Hadi saat menunjukkan salah satu produk dari IKM LBS Mandiri di Langko, Selasa (04/08/2020). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Program JPS Mantap Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sudah dibagikan kepada warga. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk mengakomodir para pelaku usaha gula semut di Desa Langko. Sebelumnya mereka seperti mati Suri.

Dalam hal ini pemerintah dirasa sangat membantu karena mengakomodir produk gula semut yang diserap melalui program JPS mantap sebesar 9,5 Ton atau setara dengan 38 ribu pcs.

Bagaimana tidak, di tengah pandemi ini, IKM banyak mengalami keterpurukan. Permintaan menurun drastis. Daya beli semakin berkurang.

“Di masa pandemi ini IKM banyak mengalami keterpurukan baik dari segi pemasaran, maupun permodalan” kata pelaku IKM, H Mustaan, Selasa (04/08/2020).

Diakomodirnya produk gula semut ini juga berkat kerjasama dari para pelaku usaha.
Walau koordinatornya terbilang sedikit yakni 7 orang, tetapi petani yang diakomodir sekitar 160 orang.

Keseluruhannya berasal dari 4 kecamatan yakni Batu Layar, Gunung Sari, Lingsar dan Narmada. Sehingga Abdul Hadi yang juga sebagai pelaku IKM mengapresiasi bentuk kepedulian pemerintah yang bertujuan untuk kembali membangkitkan IKM gula aren dan para petani gula aren.

“Dampaknya justru positif bagi kami, karena yang tadinya mau merumahkan tenaga yang ada tetapi dengan adanya program ini, Alhamdulillah mereka bekerja dengan sangat senang” jelas Abdul Hadi.

Kontribusi yang diberikan oleh Pemerintah Lombok Barat, diakui Abdul Hadi, selain mengakomodir para pelaku IKM gula semut, tetapi juga memberikan berbagai peralatan yang diperlukan untuk proses produksi.

“Harapan kami di sini semoga pemerintah punya banyak jalan untuk menghidupkan selalu IKM gula aren ini, supaya selalu berkesinambungan, tidak hanya pada masa pandemi ini,” harapnya.