Pemerintah Desa Langko Berusaha Entaskan Kemiskinan Melalui Bazdes

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemerintah Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat (Lobar) punya cara sendiri untuk mengentaskan masalah-masalah sosial di sekitarnya. Yaitu dengan meresmikan Badan Amil Zakat Desa (Bazdes), Sabtu (01/06/2019).

Kepala Desa Langko, Mawardi, menerangkan bahwa langkah tersebut diambil melalui pertimbangan-pertimbangan sistematis yang diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan, gizi buruk, stunting, dan sebagainya yang menjadi masalah di Desa Langko.

“Bazdes Desa Langko kita bentuk berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang, dan tentunya dianggap langkah strategis untuk menuntaskan permasalahan-permasalahan sosial yang ada di desa langko,” ujar Mawardi, Sabtu (01/05/2019) saat ditemui seusai acara peresmian Bazdes Desa Langko di Kantor Desa Langko.

Kepala Desa Langko, Mawardi memberikan sambutan pada acara peresmian Bazdes Desa Langko di Kantor Desa Langko, Sabtu (01/06/2019) (Inside Lombok/Bayu Pratama)

Diterangkan Mawardi bahwa Desa Langko terdiri dari 7 dusun dengan total penduduk mencapai 6.576 orang per Desember 2018 lalu. Dari jumlah tersebut, hampir 50% warga usia produktif belum memiliki pekerjaan, sehingga ada 50% warga yang tercatat masih ada di bawah garis kemiskinan.

“Tentunya kami merasa ini langkah yang paling strategis untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Mawardi.

Zakat sendiri nantinya akan dikumpulkan dari warga Desa Langko yang sudah bekerja, untuk kemudian disalurkan bagi warga Desa Langko yang membutuhkan. Sistem ini dinilai akan menghapuskan kesenjangan sosial sekaligus memupuk tali persaudaraan.

Selain meresmikan Bazdes Desa Langko, Pemerintah Desa Langko juga membagikan 200 paket sembako bagi warga yang membutuhkan serta beasiswa berprestasi bagi siswa-siswi dari tingkat SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat. Sumber dana untuk pembagian sembako dan beasiswa tersebut juga dari masyarakat Desa Langko sendiri.

“Alhamdullillah masyarakat antusias,” ujar Mawardi.

Gunting pita peresmian Bazdes Desa Langko oleh Wakil Ketua Baznas Lobar, Azhar Rosyidi, Sabtu (01/06/2019) (Inside Lombok/Bayu Pratama

Mawardi sendiri berharap agar tahun 2024/2025 masalah-masalah kemiskinan di Desa Langko dapat selesai. Untuk itu, Pemerintah Desa Langko saat ini punya 3 langkah strategis. Yaitu pembentukan Bazdes untuk mengentaskan kemiskinan, pembentukan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) untuk membantu masyarakat membangun ekonomi mandiri, serta penguatan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan pendidikan.

LPTQ sendiri disebut Mawardi sebagai salah satu hal yang perlu diperhatikan, mengingat Desa Langko sempat dikenal sebagai gudangnya Qori dan Qoriah. Selain itu, LPTQ an Pendidikan dianggap akan membantu mendorong Sumber Daya Manusia di Desa Langko.

“Kita akan kembalikan kejayaan desa langko di bidang Al-Quran. Insyaallah 3 tahun ke depan,” pungkas Mawardi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lobar, Azhar Rosyidi, yang turut menyampaikan apresiasinya atas pembentukan Bazdes di Desa Langko.

Menurut Azhar, di Lobar sendiri hanya sedikit desa yang memiliki inisiatif untuk mengentaskan masalah-masalah sosial melalui badan zakat. Karena itu, apa yang dilakukan oleh Desa Langko saat ini patut diikuti oleh desa-desa lainnya.