Pemkot Mataram Serahkan Bantuan Anak Terpapar COVID-19

Penyerahan secara simbolis peket bantuan permainan anak bagi institusi kesehatan yang menangani anak terpapar COVID-19. (Foto: Inside Lombok/ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyerahkan 231 paket bantuan kepada anak dan perempuan yang terpapar COVID-19 dalam rangka mendukung tumbuh kembang dan peningkatan imunitas anak.

“Selain paket bantuan kepada anak dan perempuan, kita juga memberikan bantuan kepada lanjut usia (lansia) yang terpapar COVID-19,” kata Kepala Dinas DP3A Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany Hj Dewi Mardiana Ariany di Mataram, Selasa.

Paket bantuan bagi anak, perempuan dan lansia serta bantuan mainan anak tersebut diserahan secara simbolis oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, untuk didistribusikan kepada sasaran melalui kecamatan sekaligus dirangkaikan dengan pencanangan Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) Kota Mataram Tahun 2020.

Menurut Dewi, sebanyak 231 paket bantuan yang diserahkan itu terbagi menjadi tiga bagian yakni 45 paket untuk anak, 163 untuk perempuan dewasa dan 23 paket untuk lansia.

Isi paket untuk anak, perempuan dewasa dan lansia yang diberikan dibedakan sesuai kebutuhan masing-masing usia.

“Misalnya, kalau untuk anak usia 0-2 tahun, antara lain kita berikan susu, pampers, biskuit, vitamin, dan antiseptik. Kalau usianya di atas 2 tahun, untuk susu dan pampers kita ganti dengan kebutuhan lain yang sesuai,” ujarnya.

Dikatakan, setelah penyerahan 231 paket tersebut, dalam waktu dekat akan diserahkan kembali bantuan serupa bagi anak, perempuan dan lansia sebanyak 114 paket. Dengan rincian 36 anak, 66 perempuan dewasa dan 12 paket untuk lansia.

“Untuk menentukan sasaran, kami bekerja sama melalui PKSAI menelusuri siapa saja anak, perempuan dan lansia yang terpapar COVID-19, yang belum mendapatkan bantuan,” katanya.

Di sisi lain, lanjutnya, jika ada tambahan terhadap anak, perempuan dan lansia yang terpapar COVID-19, setelah pendistribusian 231 dan 114 rampung, maka bantuan akan diberikan secara khusus.

“Kita akan buatkan paket sendiri, dan bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA). Tapi kami berdoa agar tidak ada lagi tambahan pasien positif COVID-19,” katanya.

Sementara dalam sambutannya sesaat sebelum penyerahan bantuan, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh berharap bantuan yang diberikan kepada anak, perempuan dan lansia yang terpapar COVID-19, bisa bermanfaat membantu pemenuhan kebutuhan pokok.

“Apalagi, bantuan yang diberikan secara khusus ini untuk kebutuhan spesifik perempuan dan anak,” katanya. (Ant)