Polres Lombok Utara Menyalurkan Beras Untuk Warga Terdampak COVID-19

Mataram (Inside Lombok) – Kepolisian Resor Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat menyalurkan bantuan beras sebanyak 9,5 ton sebagai salah satu cara mengurangi beban warga terdampak gempa bumi 2018 dan pandemi COVID-19.

“Bantuan beras tersebut berasal dari Polres Jajaran Kepolisian Daerah NTB, TNI dan yayasan Buddha Tzu Chi,” kata Kabag Sumda Polres Lombok Utara Komisaris Polisi Yusuf, dihubungi di Tanjung, ibu kota Kabupaten Lombok Utara, Minggu (13/12).

Ia mengatakan bantuan itu disalurkan melalui kepolisian sektor (polsek) jajaran Polres Lombok Utara kepada para penerima sesuai dengan data yang dimiliki oleh polsek sehingga bantuan tersebut diharapkan tepat sasaran.

“Bhabinkamtibmas di masing-masing desa mempunyai catatan tersendiri untuk masyarakat yang belum mempunyai rumah akibat gempa bumi dan yang paling terdampak COVID-19,” ujarnya.

Menurut Yusuf, pandemi COVID-19 menyebabkan dampak yang sangat besar, seperti pengurangan karyawan oleh perusahaan. Begitu juga perekonomian masyarakat terganggu dan dunia pariwisata di Kabupaten Lombok Utara mati suri.

Dampak wabah virus corona di Kabupaten Lombok Utara juga sangat terasa, sebab masyarakat di daerah tersebut sebelumnya dilanda gempa bumi pada 2018.

Ia menambahkan gempa bumi yang melanda Lombok beberapa tahun lalu mengakibatkan sendi-sendi perekonomian masayarakat lumpuh. Ratusan ribu warga Kabupaten Lombok Utara menjadi korban. Tidak hanya kehilangan harta benda dan rumah, tetapi ada juga banyak yang kehilangan anggota keluarganya.

“Diujung tahun 2020 ini, masih banyak masyarakat yang belum mempunyai rumah setelah gempa bumi memorak-porandakan rumah mereka beberepa tahun lalu,” kata Yusuf. (Ant)