Home Sosial Puluhan Juta Bansos JPS Loteng Tak Tersalurkan

Puluhan Juta Bansos JPS Loteng Tak Tersalurkan

Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Baiq Sri Hastuti Handayani. (Inside Lombok/dok)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) bersatu di Lombok Tengah (Loteng) telah tuntas. Penyaluran tahap ketiga, yakni bulan Agustus sampai September sudah selesai 100 persen.

“JPS bersatu ini sudah selesai sampai tahap tiga dan tidak ada lagi”,kata Kepala Dinas Sosial Loteng, Baiq Sri Hastuti Handayani, Selasa (6/10/2020) di kantornya.

Dia menerangkan, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) JPS bersatu dampak Covid-19 di Loteng sebanyak 10.807 KPM dengan total bantuan mencapai Rp6,4 miliar lebih. Masing-masing KPM mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu.

Untuk tahap tiga, jumlah JPS yang tersalurkan sebesar 99,0 persen atau 10.707.
Sisanya sebanyak 100 KPM tidak tersalurkan dengan total bantuan sebesar Rp60 juta.

“Bantuan yang tidak terdistribusi karena KPM meninggal dunia. Kemudian pergi ke luar negeri tanpa ahli waris yang satu KK dengan KPM. Ada juga yang tidak datang saat pendistribusian”, jelasnya.

Dana bansos yang tidak didistribusikan sudah dikembalikan ke kas negara. Meski demikian, terjadi peningkatan penyaluran JPS bersatu tahap tiga dibandingkan dengan penyaluran tahap satu dan tahap dua.

Pada tahap satu yang didistribusikan bulan April, jumlah JPS yang tidak tersalurkan sebanyak 301 KPM dengan sisa bantuan sebesar Rp 180 juta lebih.

“Artinya yang telah terdistribusi sebanyak 97,21 persen”,ujarnya.

Kemudian untuk tahap dua, yang didistribusikan pada bulan Mei-Juni, jumlah JPS yang tidak terdistribusi sebanyak 110 KPM dengan sisa bantuan sebanyak Rp66 juta.

“98,98 persen yang terdistribusi”, imbuhnya.