TNI-Polri di NTB Dirikan Dapur Lapangan Untuk Warga Terdampak COVID-19

Personel TNI-Polri bahu membahu menyiapkan sarana dan prasarana dapur lapangan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak pandemi COVID-19 di Mako Satbrimobda NTB,Rabu (15/4/2020). (Inside Lombok/ANTARA/Dhimas B.P.)

Mataram (Inside Lombok) – Personel gabungan dari Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Batalyon Infanteri 742/SWY mendirikan dapur lapangan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang kini sedang terdampak pandemi virus corona atau COVID-19.

“Menindaklanjuti petunjuk dan arahan Kapolda NTB, kepolisian bersama TNI melaksanakan kegiatan bakti sosial bertema ‘Bakti Kami Untuk Negeri’ dengan membuat makanan siap saji bagi warga sebanyak 2.000 bungkus yang didistribusikan ke wilayah Kota Mataram dan Bima Kota,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam siaran persnya yang diterima ANTARA di Mataram, Rabu.

Menurut dia, dapur lapangan untuk membantu masyarakat ini mulai disiapkan sejak Selasa (14/4) di Markas Komando Satbrimobda NTB.

Untuk wilayah Kota Mataram, personel gabungan membagikan 1.000 bungkus makanan siap saji di Kelurahan Dasan Agung dan 500 bungkus untuk warga Kelurahan Jempong.

Sedangkan di wilayah Bima Kota, ada sebanyak 500 bungkus makanan siap saji yang didistribusikan di tiga Lokasi, yakni di Kampung Melayu, Jatiwangi, dan Terminal Dara.

Dalam kegiatannya, kata dia, melibatkan 24 personel gabungan TNI-Polri yang andal di bidang konsumsi. Kemudian untuk penyaluran ke warga, telah dikerahkan 85 personel gabungan.

Sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dapur lapangan, telah disiapkan dua kendaraan khusus dapur lapangan, satu kendaraan penyuplai listrik, satu kendaraan pendingin, satu truk angkut, 10 unit kendaraan dinas roda dua, dan dua unit tenda.

Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol Komaruz Zaman turut memberikan semangat kepada seluruh personelnya agar bersama-sama dengan TNI untuk terus berinovasi, khususnya dalam melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat yang terdampak wabah COVID-19.

“Dengan digelarnya dapur lapangan diharapkan kehadiran Brimob saat terjadinya wabah COVID-19 ini dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya. (Ant)