Juara Lomba Dakwah, Polisi di Lobar Ini Ingin Jadi Marbot saat Pensiun

Bripka Lalu Satya Mandayan Kurnia bersama kedua putranya saat mendapatkan juara terbaik 1 Lomba Dakwah di lingkup Kamtibmas yang diselenggarakan Polres Lobar, di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lobar. Kamis (22/10/2020). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Menjadi juara terbaik satu dalam Lomba Dakwah ditingkat Kamtibmas yang diselenggarakan oleh Polres Lobar, Bripka Lalu Satya Mandayan Kurnia, Dakwah Bhabinkamtibmas Desa Lelede Polsek Kediri, yang juga menjadi seorang guru ngaji ini. Ia mengaku bahwa motivasinya untuk menjadi pendakwah bermula sejak dirinya kecil. Ketika pensiun nanti, ia ingin menjadi marbot masjid.

Polisi ini saat kecil tinggal di sebuah panti asuhan milik Polri, Yayasan Kemala Bhayangkari, Wisma Bhara Tunas Bhakti. Ia merupakan anak yatim sedari kecil.

“Ini karena latar belakang perjalanan hidup, saya ini anak panti asuhan, yatim dari kecil,” tuturnya, sembari mengenang masa kecilnya.

Sehingga hal tersebut yang membuat dirinya terdorong untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam ilmu agama. Dengan begitu, dirinya mulai menyusun ceramah-ceramah yang bisa disampaikan kepada masyarakat.

“Awal mula saya mulai berdakwah itu, saya waktu itu diberi kesempatan untuk tampil di masjid Polres Lobar. Dari sana saya merasakan kenyamanan untuk berdakwah di atas mimbar” imbuhnya.

Laki-laki yang mulai bergabung menjadi anggota kepolisian sejak tahun 2005 silam ini, juga menjadi guru ngaji di desa binaannya, Desa Lelede.

“Sebelum saya sering mengajar ngaji, untuk sekedar membantu anak-anak membangkitkan hafalan juz 30 nya. tapi sejak covid-19 ini agak mulai vakum,” bebernya.

Lalu Mandayan mengaku setelah pensiun dari kepolisian nanti, dirinya bercita-cita ingin menjadi seorang marbot masjid. Sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk beribadah.

“Saya ingin menjadi marbot masjid saja, sehari-harinya hanya untuk beribadah kepada Allah” ungkapnya.

Namun terkait kelanjutan dakwahnya, Mandayan mengaku belum bisa menentukannya untuk saat ini. Namun apabila ditugaskan untuk berdakwah maka dirinya akan melakukan itu.

Termasuk juga saat nanti pensiun, kalau masyarakat memberinya kepercayaan untuk menyampaikan dakwah melalui khotbah Jumat, maka itu akan dilakukannya dengan senang hati.

Hari ini, Kamis (22/10/2020) saat dirinya anugerahi juara lomba dakwah ini, bertepatan dengan hari ulang tahun istrinya. Sehingga saat diumumkan menjadi seorang juara, dihadapan istri dan kedua anaknya yang turut hadir menyaksikan penampilannya, Mandayan langsung bersujud sebagai ucapan syukurnya.ap