Kabar Gembira, Penerbangan Langsung Perth-Lombok Sudah Ada

313
Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, bersama Dirut PT. Indonesia AirAsia, Dendy Kurniawan selepas menandatangi MoU penerbangan langsung Perth - Lombok, Kamis (14/03/2019) (Inside Lombok/Humas Pemprov NTB)

Mataram (Inside Lombok) – Untuk mengembangkan dan mendukung peningkatan sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah (Bang Zul) menandatangani nota kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Direktur Utama PT. Indonesia AirAsia, Dendy Kurniawan, Kamis (14/03/2019). MoU tersebut menandakan dibukanya rute penerbangan langsung dari Perth (Australia) menuju Lombok.

Penandatanganan MoU di Kantor PT. Indonesia AirAsia, Banten tersebut merupakan tindak lanjut dari dua pertemuan sebelumnya antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dengan PT. Indonesai AirAsia. Untuk itu, PT. Indonesia AirAsia telah menempatkan dua pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

“Ini ikhtiar cepat dan akselerasi untuk membangkitkan dan menggairahkan kembali perekonomian NTB pasca bencana dari sektor pariwisata. Kerjasama dalam memperbanyak rute penerbangan domestik dan internasional, terutama direct flight, dengan AirAsia akan sangat membantu dalam meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan asing ke Lombok dan Sumbawa,” ujar Bang Zul dalam sambutannya sebelum menandatangani MoU, Kamis (14/03/2019) dalam siaran pers yang diterima Inside Lombok, Jumat (15/03/2019).

Bang Zul juga menerangkan bahwa pembelian tiket penerbangan dari Perth ke Lombok sendiri sudah bisa dipesan sejak Kamis (14/03/2019). Selain itu, pihak PT. Indonesia AirAsia juga akan menambahkan jumlah penerbangan Kuala Lumpur menuju Lombok menjadi lebih dari dua kali sehari serta membantu rute baru untuk Yogyakarta dan Bali pada pertengahan tahun ini.

“Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya armada maskapai, rute dan frekuensi penerbangan, akan menurunkan harga tiket dan ujung-ujungnya bakal semakin banyak wisatawan nusantara dan mancanegara yang kembali berkunjung ke NTB” tegas Bang Zul.

Senada dengan itu, Dendy selaku Direktur Utama PT. Indonesia AirAsia menyebutkan bahwa penandatanganan MoU antara Pemprov NTB dengan pihak AirAsia merupakan sejarah baru bagi AirAsia sendiri. Hal tersebut karena untuk pertamakalinya seorang Gubernur datang dan menandatangani kerja sama di bidang penerbangan.

“Kami merasa bangga dan terhormat karena ini baru pertama kalinya kantor kami dikunjungi Gubernur dan sekaligus menandatangani sebuah kerjasama. Kami sepakat untuk mendukung kebangkitan perekonomian NTB pasca bencana gempa bumi lalu. Melalui sektor pariwisata dan tentunya kapasitas kami sebagai sebuah maskapai penerbangan dalam penyelenggaraan penerbangan ke NTB.” ujar Dendy usai penandatanganan MoU tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Bang Zul juga menyampaikan harapannya agar PT. Indonesia AirAsia berkenan ikut menyukseskan gelaran MotoGP di sirkuit Mandalika pada 2021. Hal tersebut mengingat AirAsia memiliki jaringan luas dengan lingkup global yang dapat membantu dalam sosialisasi dan memperkenalkan sirkuit Mandalika menjelang gelarang MotoGP.

Menurut Bang Zul, gelaran MotoGP di Lombok tersebut dapat menyerap tenaga kerja hingga 7 ribu orang. Sementara target jumlah penonton adalah 300 ribu orang dari domestik maupun mancanegara. Bang Zul menyebut hal tersebut akan menjadi potensi bagi maskapai penerbangan untuk turut mengambil peran.

Menanggapi hal tersebut Dendy menyatakan akan menggerakkan 97 juta database jaringan AirAsia global untuk membantu sosialisasi Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok.

“Kami sangat mendukung promosi sirkuit MotoGP di Lombok. Ada 97 juta database Air Asia yang bisa kami gerakkan untuk meningkatkan awareness publik dunia bahwa salah satu seri balapan MotoGP akan digelar di Lombok Indonesia pada 2021 mendatang.” tutup Dendy.