Kelompok Pemuda Sopoq Angen di Embung Sempait Cetuskan Pesantren Buku

Anggota Kelompok Pemuda Sopoq Angen. (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Timur (Inside Lombok)- Banyak cara yang dilakukan para pemuda untuk dapat ikut andil dalam perkembangan dan kemajuan daerahnya. Seperti yang dilakukan kelompok pemuda sopok Angen yang berada di Dusun Embung Sempait, Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Lotim. Mereka membuat pesantren buku dengan harapan pengetahuan warga desa semakin bertambah.

Munculnya sebuah kelompok pemuda sSopoq Angen ini bergerak di bidang sosial. Karena melihat tidak ada potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dikembangkan didesanya.

“Melihat tidak ada potensi SDA yang kami kembangkan, sehingga kami membuat kelompok ini dan memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM)potensial di desa kami,” cetus M Faizal, Ketua Pemuda Sopoq Angen.

Pagi itu, M Faizal bersama rekannya, Nurul Savika yang merupakan pencetus dari berdirinya kelompok Sopoq Angen ini, sedang bertemu dengan camat setempat sembari memaparkan kegiatan dan program yang dilakukan oleh kelompok pemuda yang bergerak dibidang sosial ini.

“Kelompok Sopoq Angen ini kami dirikan untuk merangkul para pemuda di desa dan bersama-sama bahu-membahu dalam memajukan desa kami dengan SDM yang ada,” ucap Vina saat memperkenalkan kelompoknya kepada camat.

Yang menarik bahwa gerakan Kelompok Pemuda Sopoq Angen ini telah melaksanakan berbagai program, salah satunya dengan mendirikan pesantren buku.

“Pesantren buku kami buat untuk menarik minat baca masyarakat setempat untuk membuka wawasan mereka lebih luas lagi,” ucap Savika.

Kata Savika, pesantren buku ini mereka buat tepat pada Hari Buku nasional yang jatuh pada 17 Mei 2020 lalu. Pesantren buku ini masih baru, belum banyak buku yang mereka siapkan bagi masyarakat. Namun, dengan segala keterbatasan itu, kelompok ini tidak putus asa dalam memajukan desanya. Mereka juga mencari para donator yang ingin menyumbangkan buku untuk kemudian menjadi fasilitas bagi masyarakat setempat.

”Kami mencari para donatur yang ingin menyumbangkan buku kepada pesantren buku yang kami dirikan, walaupun itu buku bekas tapi ilmunya yang lebih penting,” ujar Savika.

Sebelumya, Kelompok Pemuda Sopoq Angen ini telah banyak bergerak pada bidang sosial. Seperti membagi takjil gratis di bulan ramadhan, menggelar pengajian rutin ,dan masih banyak lagi program sosial yang mereka adakan. Terbaru, di tengah pandemi covid-19 kelompoknya membantu peran serta pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, terkait bahaya covid-19 dan cara menghindarinya.

”Program tersebut kami jalankan dengan dana swadaya dari masing-masing anggota dan para senior kami,” ujar Savika.

Kedepannya, Kelompok Pemuda Sopoq Angen ini telah menyiapkan program tentang kemandirian desa. Dengan konsentrasi pada penanganan masalah sampah di desanya.

”Kami akan membuat manajemen sendiri untuk pengelolaan sampah, dengan begitu kita akan menciptakan kemandirian desa,” kata Savika.