Korem Kerahkan 1.100 Personel Amankan Mudik Lebaran

Danrem 162/WB bersama Kapolda NTB mengecek kesiapan pos pengamanan di Pelabuhan Lembar sembari memberi bingkisan kepada para tim pengaman, Minggu (02/06/2019) (Inside Lombok/Korem 162/WB)

Mataram (Inside Lombok) – Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, bersama Kapolda NTB, Irjen Pol Nana Sujana, serta Kabinda NTB, Tarwo Soenarno dan jajaran instansi terkait melaksanakan pengecekan pos pengamanan dan pelayanan terpadu, Minggu (02/06/2019).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan lokasi-lokasi keramaian yang menjadi pusat pelaksanaan mudik maupun kegiatan masyarakat lainnya menjelang lebaran 2019 berfungsi maksimal dan mendukung situasi kondusif.

Pengecekan dilakukan di beberapa pos pengamanan dan pelayanan di Kota Mataram dan Lombok Barat. Antara lain Pos Pengamanan di perempatan Lingkungan Karang Jangkong, perempatan Gerung, dan Pelabuhan Lembar.

Danrem 162/WB di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa pihaknya bersama dengan Polri dan dinas terkait akan fokus untuk mengamankan mudik lebaran, termasuk arus balik nantinya. Karena itu, sinergi antara stakeholder dianggap perlu untuk memberikan rasa aman.

“Stakeholder terkait bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada para pemudik maupun masyarakat. Sehingga pelaksanaan ibadah puasa dan lebaran Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Ahmad

Terkait dengan jumlah personel pengamanan, Ahmad menerangkan bahwa sebanyak 1100 personel dari Korem dan jajaran akan disiagakan. Jumlah tersebut akan ditambah dengan personel dari Kepolsian dan dinas lainnya.

“Kita berupaya bersama-sama untuk menjaga keamanan dan kenyamaan selama pelaksanaan lebaran agar NTB tetap kondusif,” pungkas Ahmad.

Senada dengan itu, Kapolda NTB menerangkan bahwa hingga saat ini perkembangan situasi di wilayah NTB masih aman dan kondusif. Untuk itu, Polda NTB telah melaksanakan Operasi Ketupat Gatarin 2019 selama 13 hari. Yaitu sejak 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019 mendatang.

“Sasaran terciptanya kelancaran dan keamanan bagi pengguna motor, dan menurunkan tingkat kriminalitas pada bulan puasa dan lebaran,” ujar Nana.

Orang nomor satu di jajaran Polda NTB itu juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki rencana mudik supaya senantiasa memperhatikan keamanan rumah yang ditinggalkan. Agar para pemudik tersebut melaporkan ke pihak berwenang setempat seperti Kepala RT, Kadus, atau Kepala Lingkungan sehingga terdata dan bisa menjadi pantauan tim pengaman.

Selain memantau pos-pos pengamanan, rombongan stakeholder tersebut juga menyempatkan diri memberikan bingkisan kepada seluruh personel di setiap pos pengamanan. Turut melakukan pengecekan antara lain anggota TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Basarnas, Dinas Kesehatan, Senkom, dan instansi terkait lainnya.