32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramKomisi II DPRD Kota Mataram Minta Perbaikan Pasar Cakra Diutamakan

Komisi II DPRD Kota Mataram Minta Perbaikan Pasar Cakra Diutamakan

Mataram (Inside Lombok) – Komisi II DPRD Kota Mataram meminta pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan Pasar Cakranegara yang dinilai sudah rusak parah dan membahayakan keselamatan masyarakat. Kondisi atap pasar, khususnya di lantai dua, disebut sangat memprihatinkan dan perlu segera diperbaiki agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.

Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan Aprianto, mengatakan kerusakan parah di Pasar Cakra ditemukan berdasarkan hasil kunjungan kerja beberapa waktu lalu. “Kalau mengenai renovasi Pasar Cakra ini bukan hanya masalah ekonomi, bukan hanya masalah biasa, tapi ini masalah keselamatan masyarakat,” ujarnya, Jumat (31/10).

Irawan menyebut kondisi atap pasar yang sudah rapuh telah mencapai tahap membahayakan. Hal ini mengancam keselamatan para pedagang maupun pengunjung. “Jadi kita harapkan Pasar Cakra ini tetap terlaksana renovasinya, karena memang kondisinya sudah membahayakan keselamatan masyarakat, keselamatan pedagang dan juga pengunjung. Sudah dia rawan roboh itu atap,” ungkapnya.

Meski pada 2026 mendatang akan terjadi pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), Irawan menegaskan renovasi Pasar Cakra tetap harus menjadi program prioritas pemerintah daerah. Komisi II DPRD Mataram bahkan meminta agar alokasi anggaran renovasi dikunci sesuai skala prioritas. “Maka memang harus ada segala prioritas dari pemerintah daerah terkait dengan sisa anggaran yang memungkinkan,” katanya.

Selain Pasar Cakra, Irawan juga berharap pasar-pasar tradisional lain di Kota Mataram mendapatkan perhatian serupa. Namun ia mengakui keterbatasan fiskal menjadi kendala utama dalam merealisasikan seluruh perbaikan. “Malah kalau kita inginkan semua pasar itu diperbaiki, cuman kan memang sekarang kondisinya ini keterbatasan fiskal. Jadi mana yang super urgent dulu yang kita dahulukan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer