31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramDispar Kota Mataram Siapkan Dua Event Akhir Tahun: Festival Film dan Sunrise...

Dispar Kota Mataram Siapkan Dua Event Akhir Tahun: Festival Film dan Sunrise to Sunset

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram masih menyiapkan dua agenda besar untuk menutup tahun 2025. Dua event tersebut adalah Festival Film Kota Mataram dan Sunrise to Sunset, yang akan digelar pada November hingga Desember mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengatakan kedua kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus menggeliatkan sektor pariwisata dan menarik kunjungan wisatawan ke Kota Mataram menjelang akhir tahun.

“Ada dua kegiatan yang belum kita laksanakan, yaitu festival film dan sunrise to sunset. Keduanya akan digelar di akhir November dan awal Desember,” ujarnya, Selasa (4/11).

Event Sunrise to Sunset rencananya akan dilaksanakan di Taman Loang Baloq, salah satu destinasi wisata unggulan Kota Mataram. Kegiatan ini akan berlangsung seharian penuh, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 Wita, dengan menampilkan berbagai hiburan musik dan kesenian tradisional.

“Untuk Sunrise to Sunset, kita tampilkan musisi-musisi lokal dan juga kesenian tradisional agar suasana lebih hidup dan bisa dinikmati pengunjung dari pagi sampai malam,” jelas Cahya.

Sementara itu, Festival Film Kota Mataram akan menjadi ajang apresiasi bagi para sineas lokal. Menurut Cahya, banyak karya film dari pelaku industri kreatif Mataram yang telah mengangkat budaya dan potensi daerah, namun belum banyak dikenal masyarakat luas.

“Festival film ini sebagai bentuk apresiasi terhadap sineas lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan sektor ekonomi kreatif di Mataram, khususnya di bidang perfilman,” ungkapnya.

Festival film ini pertama kali digelar pada 2024 lalu dan mendapat respons positif dari pelaku kreatif. Karena itu, Dispar berkomitmen menjadikannya agenda rutin tahunan. “Kita ingin pelaku ekonomi kreatif terus mendapat ruang dan perhatian, terutama mereka yang berkontribusi mengenalkan Mataram lewat karya film,” pungkas Cahya.

- Advertisement -

Berita Populer