31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok BaratSidak Pembangunan Gedung, Komisi III DPRD Lobar Temukan Deviasi Sebesar 4 Persen

Sidak Pembangunan Gedung, Komisi III DPRD Lobar Temukan Deviasi Sebesar 4 Persen

Lombok Barat (Inside Lombok) – Komisi III DPRD Lombok Barat (Lobar) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan gedung komisi DPRD yang menelan anggaran Rp2,4 miliar. Sidak dilakukan untuk memastikan pengerjaan proyek dapat diselesaikan tepat waktu sebelum batas akhir kontrak pada 18 Desember 2025.

Perwakilan Dinas PU-TR Lobar, Asrul Supriadi, menjelaskan bahwa hingga Selasa (4/11/2025), progres fisik pembangunan baru mencapai 35 persen. Untuk mengejar target tersebut, pihaknya menyiapkan langkah percepatan melalui penambahan tenaga kerja, jam kerja, serta lembur saat kondisi cuaca memungkinkan.

Sementara itu, konsultan pengawas proyek, Sugeng Hartono, menyebut terdapat deviasi atau selisih progres sebesar 4 persen dari rencana awal pada minggu kedelapan pengerjaan. Ia mengungkapkan bahwa penyebab utama deviasi adalah keterlambatan material, khususnya besi 16 untuk struktur bangunan, serta cuaca ekstrem di awal proyek yang menghambat pekerjaan pondasi.

“Terdapat deviasi 4 persen pada minggu ke delapan ini. Kami akui, faktor utama penyebab deviasi adalah kendala material, khususnya besi 16 untuk struktur yang sempat mengalami kelangkaan. Serta kondisi cuaca ekstrem di awal proyek yang menghambat pengerjaan pondasi,” jelas Sugeng.

Meski demikian, Dinas PU dan kontraktor pelaksana berkomitmen mengejar ketertinggalan agar proyek dapat selesai sesuai jadwal. Langkah ini mendapat dukungan Komisi III DPRD Lobar yang menegaskan fungsi pengawasan mereka terhadap pelaksanaan proyek daerah.

“Kami datang untuk melihat langsung progres fisik sejumlah proyek, termasuk gedung komisi ini. Meskipun ada deviasi 4 persen, Komisi III tetap optimis bahwa target penyelesaian dapat tercapai dengan baik,” ujar anggota Komisi III DPRD Lobar, Lalu Irwan.

Irwan menilai deviasi tersebut masih dalam batas toleransi dan dapat dikejar dengan penambahan sumber daya. Ia juga menegaskan bahwa Komisi III telah menyusun jadwal sidak lanjutan ke sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pembangunan Alun-Alun Kota Gerung, jogging track, renovasi bundaran Giri Menang Square (GMS), dan Dermaga Cicak di Senggigi.

“Fokus kami adalah memastikan semua proyek pembangunan yang menggunakan uang rakyat berjalan sesuai rencana. Baik dari segi kualitas maupun ketepatan waktu. Keterlambatan harus segera diatasi dengan langkah-langkah konkret agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat Lobar,” pungkas Irwan.

- Advertisement -

Berita Populer