24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraLayanan Penyeberangan ke Gili Trawangan Makin Efisien, Kapal Berangkat Setiap 30 Menit

Layanan Penyeberangan ke Gili Trawangan Makin Efisien, Kapal Berangkat Setiap 30 Menit

Lombok Utara (Inside Lombok) – Koperasi Karya Bahari (KKB) Lombok Utara resmi menerapkan jadwal keberangkatan kapal reguler menuju Gili Trawangan setiap 30 menit sekali. Kebijakan ini diberlakukan untuk mengurai antrean penumpang sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jasa penyeberangan.

Ketua KKB, Sabarudin, mengatakan sistem keberangkatan berkala ini bertujuan mengurangi penumpukan di dermaga dan memberikan kepastian waktu bagi wisatawan maupun pekerja yang beraktivitas di pulau tersebut.

“Dengan sistem ini, para wisatawan sudah tidak perlu menunggu terlalu lama. Mereka bisa menyesuaikan jam keberangkatan dengan jadwal kegiatan wisata masing-masing,” ujarnya, Jumat (7/11).

Ia menjelaskan, kapal akan tetap berangkat setiap 30 menit meski jumlah penumpang belum penuh. Untuk menjaga keseimbangan operasional antaranggota, KKB menerapkan sistem subsidi silang. “Pola ini kami yakin dapat mencegah overload kapal yang membahayakan dan membuat penumpang tidak nyaman,” jelasnya.

Kebijakan baru ini mendapat sambutan positif dari pengguna jasa. Raden Dedi, seorang karyawan hotel di Gili Trawangan, mengatakan sistem tersebut membantu pekerja agar tidak khawatir tertinggal kapal. “Kami yang bekerja di Gili tidak takut telat dengan pola baru ini,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh wisatawan asal Mataram, Reni, yang merasa jadwal baru lebih fleksibel. “Jadi saya bisa prepare dan kemas barang dari rumah, bisa pilih waktu keberangkatan juga,” katanya.

Selain penerapan jadwal, sejak 1 November 2025 KKB juga mulai menguji pemisahan kapal khusus penumpang dan kapal barang untuk meningkatkan keselamatan pelayaran.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Dende Dewi Tresna Budi Astuti, mengapresiasi langkah KKB tersebut. Ia berharap sistem serupa dapat diterapkan di Pelabuhan Gili Trawangan. “Kami berharap pola ini juga diterapkan di Pelabuhan Gili Trawangan agar wisatawan merasa nyaman dan kembali lagi berkunjung ke tiga Gili,” ujarnya.

- Advertisement -

Berita Populer