Mataram (Inside Lombok) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis, termasuk pembangunan jalan, bendungan, dan jaringan irigasi pertanian.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan kunjungan tersebut membahas berbagai program prioritas pembangunan di daerah. “Pak Menteri Dody Hanggodo membahas soal jalan port to port, jalan daerah, perluasan bendungan, sampai irigasi pertanian,” ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, kunjungan Menteri PU bertujuan memperkuat koordinasi dan mempercepat tindak lanjut rencana pembangunan yang telah dibahas bersama pemerintah pusat. Salah satu proyek prioritas yang tengah disiapkan adalah pembangunan jalan bypass port to port yang kini memasuki tahap studi kelayakan. “Jalan ini nantinya juga akan dibahas bersama teman-teman anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB. Kami terus dorong realisasi jalan bypass port to port. Akhir tahun ini kita targetkan selesai studi kelayakan, dan tahun depan kita fokus pada penyusunan DED serta pengadaan lahan di sejumlah ruas,” jelasnya.
Selain itu, Menteri PU juga meninjau beberapa bendungan strategis di NTB, seperti Bendungan Mujur, Bendungan Tanju, Bendungan Beringin Sila, dan Bendungan Kerekeh, yang dinilai berperan penting dalam mendukung kebutuhan air sektor pertanian. “Termasuk Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas para petani,” tambah Iqbal.
Dalam agenda yang sama, Menteri PU dan Gubernur NTB meninjau proyek Jalan Nasional Samota di Kabupaten Sumbawa yang belum tersambung sepenuhnya akibat kendala lahan rawa di salah satu titik trase. “Pak Menteri melihat langsung kondisi lapangan, termasuk kendala teknis yang perlu diatasi agar jalan ini segera tersambung,” kata Iqbal.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa kunjungan ke NTB dilakukan untuk meninjau progres proyek prioritas yang merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto dan usulan Pemerintah Provinsi NTB. “Beberapa yang kami lihat di lapangan antara lain revitalisasi jaringan irigasi lama yang sudah puluhan tahun tidak dirawat, serta pembangunan fasilitas pendidikan seperti sekolah rakyat,” ujarnya. “Ada banyak proyek yang sudah kami bahas bersama Pak Iqbal sebelumnya, terutama terkait jalan dan bendungan. Saya ingin memastikan progresnya berjalan sesuai rencana,” imbuhnya.
Kunjungan tersebut diharapkan mempercepat realisasi proyek infrastruktur strategis, memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan jaringan irigasi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa.

