25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaMataramPetani Cuan, Harga Komoditas Pertanian di Mataram Merangkak Naik

Petani Cuan, Harga Komoditas Pertanian di Mataram Merangkak Naik

Mataram (Inside Lombok) – Sejumlah komoditas pertanian di Mataram mengalami kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir, berdampak pada menurunnya jumlah pembeli. Para pedagang di pasar tradisional mengaku kesulitan menambah stok karena tingginya harga di tingkat pemasok.

Salah seorang pedagang Pasar Kebon Roek Ampenan, Sumiatun, menyampaikan bahwa harga cabai rawit naik menjadi Rp28–35 ribu per kg dari sebelumnya Rp20–24 ribu per kg. “Sudah beberapa hari ini naik harga barang-barang ini,” katanya, Rabu (19/11) pagi.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada tomat, dari harga sebelumnya Rp3.000 per kg menjadi Rp12 ribu per kg. Pedagang mengaku tidak berani menambah stok karena risiko kerugian. “Sejak kenaikan harga ini para pedagang tidak berani untuk menyetok banyak,” ujarnya.

Harga wortel ikut melonjak dari Rp15–20 ribu per kg menjadi Rp35–40 ribu per kg. Kenaikan disebut dipengaruhi permintaan besar dari program makan siang bergizi gratis (MBG). “Kita yang jualan sayur di pasar yang belanja biasa saja. Bahkan sejak kenaikan harga berkurang yang beli. Karena kalau untuk kebutuhan MGB itu biasanya beli langsung dalam jumlah yang banyak,” katanya.

Kondisi tersebut dikeluhkan pedagang maupun pembeli karena membuat transaksi menurun. “Banyak yang ngeluh dan kita tidak berani stok banyak. Soalnya kalau stok banyak busuk nanti,” ujarnya.

Para pedagang berharap harga komoditas pertanian segera kembali stabil agar masyarakat tidak khawatir berbelanja. “Semoga bisa segera normal ya. Untuk beberapa komoditas ini kita tidak tahu penyebab kenaikannya,” harapnya.

- Advertisement -

Berita Populer