24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurBatal di Lemor, Pringgabaya Jadi Lokasi Utama Usulan Sekolah Garuda di Lombok...

Batal di Lemor, Pringgabaya Jadi Lokasi Utama Usulan Sekolah Garuda di Lombok Timur

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menyatakan optimisme atas peluang daerah itu mendapatkan Sekolah Garuda setelah kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Kemendiktisaintek), Stella Christie, pada Sabtu (22/11). Kunjungan tersebut mencakup peninjauan dua lokasi yang diusulkan sebagai calon pembangunan sekolah, dengan Kecamatan Pringgabaya menjadi pilihan utama berdasarkan hasil evaluasi awal.

Sekda Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, yang mendampingi kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa sinyal positif terlihat dari penilaian Wamen terhadap lokasi di Pringgabaya.

“Bu Wamen dengan tegas mengatakan, ‘Kita akan pilih yang ada di Pringgabaya, karena kita punya view laut, view gunung, luasannya cukup,’” ujarnya kepada Inside Lombok. Ia menambahkan bahwa dukungan masyarakat diperlukan untuk merealisasikan rencana pembangunan sekolah unggulan ini.

Dalam tinjauan itu, Pemkab menyoroti pentingnya integrasi kawasan sekolah dengan potensi riset di Lombok Timur, termasuk budidaya rumput laut di Ekas dan keanekaragaman hayati di Kebun Raya Lemor. Taofik menyebut bahwa aspek riset menjadi fondasi utama Sekolah Garuda sehingga konektivitas dengan potensi lokal perlu dipertimbangkan sejak awal.

Secara terpisah, Stella Christie mengonfirmasi bahwa lanskap Pringgabaya dinilai menjanjikan berdasarkan analisis awal. Ia menegaskan bahwa keputusan final masih memerlukan pembahasan internal kementerian. “Tentu saja kita akan tetap harus berkomunikasi dengan tim di Kemendiktisaintek untuk melihat dan menganalisa,” ujarnya, sambil menekankan pentingnya riset karakteristik sebagai ciri khas Sekolah Garuda.

Wamen Christie juga menyoroti potensi besar komoditas rumput laut di Lombok Timur yang sejalan dengan program pemerintah pusat untuk memperkuat sektor tersebut. Ia menyebut bahwa kehadiran Sekolah Garuda diharapkan dapat mencetak generasi muda yang unggul dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Program Sekolah Garuda merupakan agenda strategis pemerintah pusat dengan target pembangunan 20 unit baru di Indonesia, empat di antaranya dalam tahap konstruksi dan direncanakan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

- Advertisement -

Berita Populer