25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurGerai Kopdes Merah Putih di Lotim Terhambat, Pemda Siapkan Opsi Lahan Pengganti

Gerai Kopdes Merah Putih di Lotim Terhambat, Pemda Siapkan Opsi Lahan Pengganti

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang merupakan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum berjalan di Lombok Timur (Lotim).

Dalam pertemuan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, Kodim 1615, serta seluruh kepala desa dan lurah di Makodim 1615 pada Selasa (25/11), terungkap bahwa realisasi fisik gerai belum dimulai karena sebagian besar desa belum memenuhi syarat penyediaan lahan.

Dandim 1615 Lotim, Letkol Inf. Eky Anderson, menyatakan percepatan pembangunan diperlukan sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan sehingga pembangunan harus segera dimulai sesuai kewenangan yang diberikan. Ia mengungkapkan baru 11 titik yang memenuhi ketentuan, sementara desa lainnya terkendala legalisasi dan ketersediaan lahan minimal 10 are serta pemenuhan desain standar.

Bupati Lotim, Haerul Warisin, menyatakan Pemda menyiapkan dukungan penuh agar pembangunan dapat berjalan. Ia membuka opsi penggunaan tanah pecatu atau lahan milik Pemda melalui skema pinjam pakai, dan tidak menutup kemungkinan penghibahan jika gerai berjalan baik dan koperasi berkembang. Ia menegaskan pentingnya memperjuangkan kehadiran koperasi sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

Haerul juga mengimbau para kepala desa untuk bersikap inovatif dan proaktif dalam berkoordinasi dengan kementerian terkait meskipun terjadi pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Ia meminta seluruh desa segera menyiapkan data dan lokasi lahan sesuai standar yang diperlukan.

Pertemuan tersebut menegaskan perlunya percepatan penyediaan lahan agar pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih dapat segera direalisasikan dan tidak kembali tertunda.

- Advertisement -

Berita Populer