Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) bersama Bank NTB Syariah dan OJK menyalurkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebesar Rp800 ribu kepada sekitar 15.000 siswa kurang mampu jenjang SD dan SMP pada Rabu (26/11/2025) di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan sekolah dan mencegah kasus putus sekolah akibat faktor ekonomi.
Ribuan siswa dari berbagai sekolah di Lobar hadir menerima bantuan dengan didampingi para guru. Penyaluran dilakukan melalui rekening masing-masing siswa yang dapat dicairkan di Bank NTB Syariah.
Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha, menyatakan bahwa program BSM merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan. Ia menekankan agar bantuan digunakan sesuai kebutuhan sekolah. “Meski jumlahnya tidak terlalu besar, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan sekolah. Gunakan lah dengan baik sesuai dengan kebutuhan sekolah,” tegasnya.
Nurul Adha juga menjelaskan peningkatan rata-rata lama sekolah di Lobar dari 6,8 tahun menjadi 7,3 tahun, meski angka tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan. Ia menyoroti masih adanya kasus putus sekolah karena faktor ekonomi, lingkungan sosial, dan pernikahan dini, serta menekankan pentingnya peran guru.
“Jika guru bahagia, maka kebahagiaan itu akan menular kepada siswa. Mereka akan senang dan bersemangat untuk datang ke sekolah,” ujarnya.
Kepala Dinas Dikbud Lobar, Hendrayadi, menyebutkan bahwa program BSM menyasar 15.000 siswa SD dan SMP di seluruh wilayah. “Bantuan ini sudah masuk ke rekening masing-masing siswa. Mereka dapat mencairkannya melalui Bank NTB Syariah dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan,” jelas Hendra.
Ia menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Lobar untuk mewujudkan kesejahteraan dari desa serta memberikan manfaat bagi seluruh lembaga pendidikan, termasuk layanan bagi anak berkebutuhan khusus.

